Bupati Buru Cabut Instruksi Penutupan Akses Laut dan Darat

Muslimin Abbas - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 18:21 WIB
ilustrasi corona
Foto ilustrasi Corona
Ambon -

Bupati Buru Ramly Umasugi mencabut instruksi penutupan akses masuk dan keluar, baik darat maupun laut, yang bertujuan mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Kebijakan penutupan akses itu diganti dengan memperketat pemeriksaan dan penanganan bagi mereka yang datang ke Buru, Maluku.

Pencabutan kebijakan penutupan akses masuk dan keluar itu ditetapkan dalam Instruksi Bupati Buru Nomor 049/71 Tahun 2020 tertanggal 31 Maret 2020. Dalam instruksi itu dijelaskan juga penanganan penyebaran virus Corona di Kabupaten Buru ke depan.

"Pemerintah Kabupaten Buru telah menyiapkan penginapan silta yang akan difungsikan sebagai tempat isolasi bagi masyarakat yang secara medis menunjukkan gejala medis indikasi terpapar COVID-19," demikian bunyi poin 1 dalam instruksi tersebut seperti dilihat detikcom, Selasa (31/3/2020).

Pemkab Buru juga menyatakan akan memperketat pemeriksaan para penumpang yang tiba di Namela. Dalam instruksi tersebut juga disebutkan bahwa warga pendatang dari daerah zona merah virus Corona akan langsung dikarantina.

"Kami akan memperketat penjagaan seluruh pintu masuk dengan menerapkan aturan pemeriksaan KTP bagi seluruh penumpang yang tiba di Namlea, dan khusus untuk pendatang yang bukan ber-KTP Kabupaten Buru dan berasal dari zona merah akan langsung dikarantina pada tempat isolasi yang sudah ditetapkan," begitu petikan poin 2 Instruksi Bupati Buru.

Tak hanya warga pendatang. Pemkab Buru juga memerintahkan warga mereka yang berasal dari daerah zona merah virus Corona untuk mengisolasi secara mandiri di rumah masing-masing.

"Kepada masyarakat Kabupaten Buru yang selesai melaksanakan kunjungan dari wilayah yang masuk kategori zona merah akan diwajibkan untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing masing selama 14 hari di bawah pengawasan aparat keamanan serta dilakukan control tim medis setiap hari," demikian bunyi poin 3.

Sebelumnya, Bupati Buru menginstruksikan penutupan akses masuk dan keluar, baik darat maupun laut, mulai lusa. Instruksi tersebut berlaku mulai 1 April 2020.

Penutupan akses masuk dan keluar itu ditetapkan dalam Instruksi Bupati Buru Nomor 049/71 Tahun 2020. Namun, dengan terbitnya instruksi baru, kebijakan penutupan tersebut batal diberlakukan.

(zak/zak)