Jokowi Terbitkan Aturan PSBB, Ma'ruf: Kita Tak Ingin Seperti India

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 17:01 WIB
KH Maruf Amin Blak-blakan bersama Detikcom
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan memutuskan tidak akan melakukan lockdown dalam menangani virus Corona (COVID-19). Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut pemerintah tidak ingin terjadi persoalan seperti di India.

"Kita tidak ingin terjadi seperti di India, sampai terjadi penumpukan massa yang besar karena adanya lockdown yang tidak dipersiapkan, yang tidak terkoordinasi dengan baik," ujar Ma'ruf dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2020).



Ma'ruf mengatakan keputusan yang diambil pemerintah telah melalui berbagai pertimbangan. Serta dapat menanggulangi akibat yang akan terjadi.

"Ini memang sudah pertimbangannya semua aspek, bukan hanya dari satu aspek. Tapi juga akibat-akibatnya tetap ditanggulangi, seperti bantuan sosial kepada mereka yang terdampak," tuturnya

Selain itu, Ma'ruf menyebut keputusan penerapan PSBB ini sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Hal ini juga disebut agar masih dapat dimungkinkannya pergerakan pengembangan ekonomi.



"Kenapa ini dipilih, karena ini yang sesuai dengan UU yang ada. Kedua sifatnya kan moderat yang masih memungkinkan terjadinya pergerakan untuk pengembangan ekonomi yang supaya tidak sama sekali tertutup," kata Ma'ruf.

"Tetapi juga melakukan antisipasi-antisipasi untuk mencegah adanya arus perpindahan dari satu daerah ke daerah lain. Ini kombinasi-kombinasi yang tepat," sambungnya.

(dwia/hri)