13 PDP Corona di Kota Bogor Meninggal

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 16:55 WIB
WHO menyatakan virus corona COVID-19 sebagai pandemi. Pasalnya virus corona telah menyebar ke ratusan negara di dunia, tak terkecuali Indonesia.
Foto ilustrasi (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan data terbaru mengenai COVID-19. Tercatat ada 13 orang pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal.

"Tiga belas orang yang meninggal dalam status PDP (pasien dalam pengawasan)," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangannya, Selasa (31/3/2020).

Selain 13 kasus itu, Retno menjelaskan, ada 4 orang yang meninggal dan dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

Dia pun menjelaskan Pemkot Bogor masih menunggu hasil laboratorium dari 13 pasien PDP yang meninggal dunia. Untuk total kasus PDP di Kota Bogor pada hari ini ada 35 kasus.

"Saat ini masih menunggu hasil lab (laboratorium) swab dari Litbangkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia," jelasnya.

Retno mengatakan data tersebut adalah informasi terbaru hari ini sampai pukul 14.00 WIB. Dia menambahkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Bogor sebanyak 421.

Jumlah ODP hari ini diketahui sedikit menurun bila dibandingkan Senin kemarin yang mencapai 430 kasus. Sedangkan untuk jumlah positif Corona di Kota Bogor ada 17 pasien yang masih dalam pengawasan di rumah sakit.

(hri/hri)