Cegah Corona Meluas, KSP-Kominfo Luncurkan Aplikasi '10 Rumah Aman'

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 16:41 WIB
Covid-19, Bioinformatika, dan Tanaman Herbal Indonesia
Ilustrasi Virus Corona (Dok. detikcom)
Jakarta -

Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan aplikasi bernama 10 Rumah Aman. Aplikasi itu dibuat untuk membantu masyarakat memeriksa suhu tubuh di tengah wabah virus Corona (COVID-19).

"Kalau ada temperaturnya lebih 37,5 itu sudah mulai diwaspadai, untuk bisa memeriksa kesehatan mandiri," kata Kepala KSP Moeldoko dalam konferensi pers yang disiarkan Kominfo, Senin (31/3/2020).

Aplikasi tersebut dapat diunduh secara gratis di Play Store. Dalam aplikasi itu juga terdapat informasi tentang aktivitas yang bisa dilakukan saat physical distancing.

"Aplikasi 10 Rumah Aman berisi tentang apa saja yang masyarakat dapat lakukan ketika di rumah saja, serta informasi yang sah tentang COVID-19 agar masyarakat tidak merasa resah karena hoax tentang COVID-19 berkembang cukup pesat," ujarnya.

Lewat aplikasi itu juga dapat dipantau daerah mana yang berpotensi jadi tempat penyebaran virus Corona. Pemetaan daerah itu didasarkan pada hasil pemeriksaan suhu tubuh.

"Berikutnya memantau daerah atau masyarakat mana yang berpotensi penyebaran COVID-19 melalui suhu tubuh agar dapat menghindar dari daerah tersebut. Nanti kita bisa mapping daerah mana sebetulnya yang memiliki suhu tubuh tinggi," ujarnya.

"Aplikasi 10 Rumah Aman menghadiri dashboard untuk pemerintah memantau daerah yang dimaksud di atas," imbuhnya.

Dalam konferensi pers itu, Menkominfo Johnny G Plate menyebut aplikasi itu sejalan dengan narasi pemerintah soal pencegahan virus Corona. Dia menyebut, Aplikasi 10 Rumah Aman itu bisa membantu masyarakat tetap kondusif.

"Aplikasi merefleksikan narasi tunggal pemerintah, tentang apa saja yang dilakukan warga masyarakat ketika tinggal tetap di rumah dalam menghadapi COVID-19 dan informasi tentang COVID-19 agar masyarakat tidak panik dan memastikan rumah sekitar tetap aman," ucap Johnny.

(abw/zak)