Jaksa Ungkap Rencana Sadis Zuraida Hanum Habisi Nyawa Hakim Jamaluddin

Datuk Haris Molana - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 16:19 WIB
Sidang kasus pembunuhan hakim Jamaluddin digelar lewat video conference (Datuk Haris/detikcom)
Foto: Sidang kasus pembunuhan hakim Jamaluddin digelar lewat video conference (Datuk Haris/detikcom)
Medan -

Tiga terdakwa kasus dugaan pembunuhan hakim Jamaluddin menjalani sidang dakwaan hari ini. Jaksa pun mengungkap detail rencana pembunuhan Jamaluddin yang dirancang oleh salah satu terdakwa, Zuraida Hanum.

Sidang tersebut digelar secara online di PN Medan, Selasa (31/3/2020). Para terdakwa, yakni istri Jamaluddin, Zuraida Hanum; serta dua eksekutor Jefri Pratama dan Reza Fahlevi, tetap berada di rutan sementara majelis hakim, jaksa dan penasihat hukum terdakwa berada di ruang sidang PN Medan.

Dalam dakwaannya, jaksa membeberkan soal rencana Zuraida untuk membunuh suaminya, Jamaluddin. Zuraida pun merancang sendiri cara menghabisi nyawa suaminya tersebut.

Rencana Zuraida, kata jaksa, disampaikan kepada dua eksekutor Jefri dan Reza di salah satu kafe di Jalan Ngumban Surbakti, Medan. Percakapan di kafe itu diawali dengan penyampaian keinginan Zuraida dan Jefri untuk menikah usai Jamaluddin terbunuh.

"Jefri berkata kepada saksi M Reza Fahlevi 'Dek, ada yang mau abang sampaikan. Kak Hanum ada masalah sama suaminya. Suaminya selama ini suka main perempuan, suka marah-marah sama orang tua Kak Hanum dan suaminya merendahkan keluarga Kak Hanum. Kak Hanum tidak bisa sama suaminya kalau bercerai di pengadilan, dia mau agar suaminya dibunuh'. Kemudian saksi M Reza Fahlevi langsung berkata kepada terdakwa 'Betul itu kak, nanti kakak cuma manfaatin Bang Jefri, karena setau Reza Bang Jefri orangnya lurus nggak neko-neko dari dulu. Kakak serius nggak nyuruh kek gitu?'," ucap jaksa.

"Kemudian terdakwa menjawab 'Iya serius. Memang rencana kami mau nikah sama Bang Jefri bukan main-main, selama ini kakak udah nggak tahan udah lama kakak pendam, udah cukup sakit hatilah, Reza memang betul mau bantuin Bang Jefri sama kakak untuk bunuh suami kakak? Nanti kalau udah siap bunuh, kakak kasih uang seratus juta dan setelah itu nanti kita umrah' dan saksi M Reza Fahlevi menjawab 'Iya kak, Reza mau tapi kakak serius kan sama Bang Jefri. Nanti cuma manfaatin aja', kemudian terdakwa menjawab 'Nggak, tanya aja langsung sama abangmu'. Lalu saksi M Jefri Pratama menjawab 'Iya za'," sambung jaksa.

Setelah percakapan tersebut, jaksa mengatakan Zuraida menyampaikan rencana membunuh Jamaluddin. Rencana tersebut diawali dengan menjemput kedua eksekutor di pasar (pajak) Johor dan membawa keduanya ke rumah.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2