1.000 Buruh Demo Tolak WTO di Bundaran HI
Minggu, 11 Des 2005 14:17 WIB
Jakarta -
Sekitar 1.000 orang dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) yang antara lain terdiri dari Komite Buruh Cinta Damai (KBC), Forum Buruh Bersatu (FBB) dan Komite Buruh Bersatu (KBB), menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.Aksi ini digelar pukul 12.00 WIB, Minggu (11/12/2005) dan saat berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung.Para pendemo menyuarakan penolakan terhadap World Trade Organization (WTO) yang tak lama lagi bersidang, serta meminta untuk ditegakkannya hak azasi manusia (HAM) saat ini juga. Selain itu mereka juga menolak adanya sistem kerja kontrak dan upah murah yang merupakan wujud dari liberalisasi pasar, yang berarti adanya pelangaran terhadap HAM kaum buruh.Jenderal lapangan (Koordinator Lapangan) aksi Anwar Sastro Ma'ruf dalam orasinya mengatakan bahwa aksi unjuk rasa yang dilakukan KASBI ini adalah untuk menolak segala hal yang berkaitan dengan liberalisasi serta ekses yang ada dibelakanganya."Kami menolak adanya sistem kerja kontrak serta upah murah dan penindasan terhadap buruh. Ini merupakan bentuk adanya liberalisasi dan dibahas dalam sidang-sidang WTO," kata Anwar dengan berapi-api.Dalam aksi tersebut, massa membawa berbagai macam spanduk dan bendera panji-panji milik aliansi buruh masing-masing. Spanduk-spanduk tersebut antara lain bertuliskan "Tolak Sistem Kerja Kontrak," "Seret dan Adili Pelanggar HAM," "KTM WTO ke-6 Mesin Penindas Rakyat". Massa juga membawa boneka bertuliskan WTO Mesin Pembunuh Buruh dan Petani. Boneka ini menggambarkan sikap diktator dan otoritarianisme dari negara maju.Selain itu sepuluh orang peserta unjuk rasa juga menampilkan aksi teatrikal yang menggambarkan penindasan terhadap kaum buruh. Aksi semakin ramai ketika sang Jenderal Lapangan meneriakkan yel-yel berbunyi tuntutan mereka yang juga diikuti oleh peserta aksi.Setelah berorasi, massa mengelilingi Bundaran HI dan setelah itu mereka melakukan long march ke Istana Merdeka, Jalan Merdeka Utara, dan mereka akan berkumpul dengan sekitar 1000 orang lain dari organisasi lain. Meskipun aksi demo ini cukup besar, hanya dijaga 15 polisi dari Polsek Menteng.Aksi massa ini berjalan dengan tertib dan tidak mengganggu para pengguna jalan. Tampak dari lalu lintas dari arah Jalan Sudirman menuju Jalan Thamrin dan ke arah Kota terlihat lancar.Konferensi Tingkat Menteri (KTM) WTO rencananya akan digelar di Hongkong pada tanggal 13-18 Desember mendatang.
(fjr/)










































