Setelah 7 Tahun Putus Relasi, Kopassus-SAS Latihan Bersama
Minggu, 11 Des 2005 13:04 WIB
Jakarta - Setelah tujuh tahun putus hubungan, tentara Australia dan Kopassus akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya. Hal ini terjadi setelah pemerintah Australia menarik larangan kerjasama kedua pasukan elit ini.Australia memutus relasi dengan Kopassus setelah pasukan elit TNI itu terlibat dalam kasus-kasus pelanggaran HAM di Timtim pada 1999.Menurut rencana, Kopassus dan Special Air Service (SAS) Regiment akan berlatih bersama dalam latihan counter-terorisme bertajuk Dwan Kookaburra, di Perth pada awal tahun 2006.Menhan Robert Hill menyatakan, keputusan untuk memperbaiki hubungan itu akan dapat membantu menyelamatkan kehidupan warga Australia."Saat ini banyak ancaman terorisme pada kepentingan Australia, sehingga kerjasama dengan pasukan khusus seperti Kopassus, akan melindungi warga Australia dan kepentingannya di luar negeri," kata Hill dalam statemennya seperti dilansir The Australian, Minggu (11/12/2005)."Pemboman di Bali pada Oktober 2005 menunjukkan perlunya negara-negara regional untuk bekerja bersama membasmi ancaman ini. Kopassus 81 adalah unit paling efektif untuk menanggulangi ancaman pembajakan atau penyanderaan di Indonesia," papar Hill.Latihan bersama bertajuk Dawn Kookaburra memfokuskan pada situasi pembajakan dan penyanderaan. Ini adalah latihan pertama kedua pasukan elit tersebut sejak 1997.
(nrl/)











































