Dubes Tantowi: Penembakan di Freeport Buka Mata Banyak Pihak soal KKB

Erwin Dariyanto - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 06:48 WIB
Dubes RI untuk New Zealand, Tantowi Yahya.
Dubes RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya (Zakia/detikcom)
Jakarta -

Satu warga negara Selandia Baru menjadi korban tewas serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kawasan Kuala Kencana, Mimika, Papua, atau kawasan Freeport. Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya berbelasungkawa sembari berharap publik internasional sadar siapa sebenarnya KKB di Papua itu.

"Saya berharap hal tersebut dapat membuka mata banyak pihak mengenai wajah sesungguhnya kelompok kriminal bersenjata." kata Tantowi dalam keterangan pers tertulis, Selasa (31/3/2020).

Menurut polisi, penembakan di Freeport itu terjadi pada Senin (31/3). Penembakan itu dilakukan oleh kelompok Joni Botak. Ada delapan orang pelaku yang terlibat dalam penembakan, tiga di antaranya menggunakan senjata laras panjang. Polisi, menurut keterangan yang disampaikan Tantowi, mengidentifikasi pelaku sebagai Lino Mom Ilimar dan Antonius Aim.

"Penembakan di Kuala Kencana ini menambah beban masyarakat Papua dan aparat keamanan, yang tengah bekerja keras menanggulangi wabah COVID-19. Ini memperlihatkan bahwa kelompok kriminal bersenjata tidak mempedulikan dampak perbuatannya terhadap masyarakat Papua sendiri," kata Tantowi.

Satu warga negara Selandia baru tewas akibat tembakan KKB. Dua warga sipil Indonesia mengalami luka-luka. Mereka semua adalah warga sipil, tapi ditembak oleh KKB.

"Kelompok kriminal bersenjata selalu berdalih bahwa serangannya ditujukan kepada aparat keamanan. Namun fakta menunjukkan bahwa mayoritas korban adalah masyarakat sipil," kata Tantowi.

(dnu/maa)