Pengamanan Natal & Tahun Baru
Polda Metro Prioritaskan 23 Gereja
Minggu, 11 Des 2005 11:18 WIB
Jakarta - Polda Metro Jaya akan memberikan prioritas pengamanan kepada 23 gereja yang rentan menjadi sasaran teror pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang."Satuan-satuan deteksi antiteror dari intelejen akan mengawasi gereja tersebut," kata Kapolda Irjen Firman Gani setelah melepas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melawat ke luar negeri di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Minggu (11/12/2005) . Namun Firman Gani tidak merinci gereja mana saja yang mendapatkan pengamanan ekstra tersebut."Untuk alasan keamanan saya tidak akan menyebutkan. Yang jelas sebagian besar letaknya di wilayah Jakarta Pusat," katanya.Selain 23 gereja tersebut, rencananya akan ada sekitar 1.200 gereja yang akan mendapatkan pengamanan pada saat Natal dan Tahun Baru. Polda Metro Jaya telah membuat evaluasi gereja-gereja tersebut berdasakan kemacetan lalu lintas, tingkat kriminalitas, dan juga aksi-aksi unjuk rasa di tempat-tempat tersebut."Kami akan berkoordinasi dengan pihak panitia penyelenggara Natal dan Tahun Baru. Dalam koordinasi tersebut akan dilihat berapa banyak tamu dan berapa banyak keamanan internal di gereja tersebut, baru akan kami tentukan berapa banyak orang dari kepolisian yang akan ditempatkan," jelas Firman. Polda Metro Jaya rencananya juga akan melakukan pengamanan terhadap sekitar 900 tempat umum, seperti pusat perbelanjaan, tempat rekreasi, termasuk kantor-kantor kedutaan besar di wilayah Jakarta."Total personel kepolisian yang akan dikerahkan sekitar 17.000 orang," ungkapnya.Firman juga menyatakan adanya ormas-ormas Islam yang menawarkan bantuan untuk turut mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru, seperti Nahdhatul Ulama (NU) dengan Banser-nya, juga beberapa ormas yang lain.
(fjr/)











































