Anies: DKI Sudah Lakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar Selama 2 Pekan

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 18:22 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sambutan disela-sela penandatanganan kerja sama (MOU) proyek pembangunan MRT fase 2A dan lingkup kerja CP201 di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Senin (17/2/2020). CP201 melingkupi pekerjaan pembangunan dua stasiun bawah tanah yaitu Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas dengan panjang terowongan 2,8 km dari HI ke Harmoni yang ditargetkan selesai pada Desember 2024. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar untuk menangani Corona. Gubernur DKI Anies Baswedan menyebut Jakarta telah melakukan hal tersebut lebih dulu.

"Seperti kita ketahui tadi bapak Presiden memberikan arahan mengenai pembatasan sosial berskala besar dan itu sesuai dengan undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan, Jakarta dua pekan ini sudah melaksanakan," ujar Anies dalam konferensi pers di Balaikota, Senin (30/3/2020).



Anies mengatakan, kebijakan tersebut telah di terapkan di Jakarta selama dua pekan. Yaitu dengan cara peliburan sekolah hingga pembatasan kegiatan keagamaan.

"Jakarta selama dua pekan ini, kalau di pasal 59 ayat 3 disebutkan liburan sekolah dan tempat kerja, kemudian pembatasan kegiatan keagamaan, lalu kegiatan di tempat umum dan fasilitas umum, ini adalah contoh yang sudah selama 2 pekan ini kita lakukan," tututnya.


Sehingga menurutnya, saat ini Jakarta telah melaksanakan aturan sesuai Undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan.

"Jadi selama dua pekan ini kita melaksanakan seperti pasal 59 dalam undang-undang nomor 6 tahun 2018, yang biasa disebut dengan sebagai pembatasan sosial berskala besar," pungkasnya.

(dwia/fjp)