Cegah Corona, Kabupaten Buru Tutup Akses Laut dan Darat Mulai Lusa

Muslimin Abbas - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 17:23 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Ilustrasi Corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Ambon -

Pemerintah Kabupaten Buru, Maluku, akan menutup semua akses masuk dan keluar, baik darat maupun laut, mulai lusa. Penutupan itu untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) di Namlea.

Hal ini tertuang dalam surat instruksi nomor 049/71 tahun 2020 tentang penutupan sementara pintu masuk-keluar dalam wilayah Kabupaten Buru yang ditandatangani oleh Bupati Buru, Ramly Umasugi. Penutupan ini tidak berlaku untuk barang dan logistik.

"Iya betul, memang terhitung tanggal 1 April 2020 atau tepat hari Rabu malam pukul 24.00 malam Pemerintah Kabupaten Buru mulai menerapkan aturan penutupan orang masuk-keluar, baik jalur laut maupun darat, sesuai surat Bupati tersebut," kata Kabag Humas Pemkab Buru Usman Samak saat dihubungi, Senin (29/3/2020).

Usman menjelaskan, penutupan sementara jalur masuk-keluar hanya berlaku untuk jalur laut dan darat. Sedangkan melalui udara belum diberlakukan.

"Maaf untuk udara belum dilaksanakan, jadi sementara baru untuk jalur laut," ujarnya.

Berikut ini 4 poin kebijakan terkait penutupan akses darat dan laut di Kabupaten Buru.

1. Terhitung mulai Rabu, 1 April 2020, pukul 24.00 WIT, Pemerintah Kabupaten Buru menerapkan kebijakan penutupan sementara seluruh pintu masuk-keluar melalui pelabuhan laut untuk 14 hari ke depan.

2. Penutupan hanya berlaku untuk penumpang atau orang, sementara arus barang dan logistik tetap berjalan seperti biasanya.

3. Penutupan sementara pintu masuk-keluar dapat diperpanjang dengan memperhatikan situasi dan kondisi penyebaran COVID-19 di Kabupaten Buru.

4. Instruksi ini bersifat perintah dan apabila tidak dilaksanakan akan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(idh/idh)