Pemprov DKI Telah Buka 4 Hotel untuk Tenaga Medis Saat Wabah Corona

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 14:52 WIB
Balai Kota DKI
Balai Kota DKI Jakarta. (dok detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah membuka empat hotel untuk digunakan tenaga medis selama menangani virus Corona (COVID-19). Terdapat 761 orang tenaga kesehatan yang menginap di hotel-hotel tersebut.

"Per hari ini unit keempat sudah mulai kita buka. Jadi sudah ada empat hotel kita fungsikan," kata Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo (JakTour), Novita Dewi, saat dihubungi, Selasa (30/3/2020).

Empat hotel yang difungsikan adalah Grand Cempaka Business Hotel, D'Arcici Alhijrah Hotel, D'Arcici Plumpang Hotel, dan D'Arcici Sunter Hotel. Tenaga medis yang menginap berasal dari beberapa rumah sakit daerah (RSUD) rujukan Corona.

"Dari RSUD Tarakan, RSUD Pasar Minggu, RSUD Duren Sawit, RSUD Koja," kata Novita.

Terdapat 336 kamar yang telah terisi, dengan total 671 tenaga medis yang menginap. Masih tersisa sejumlah kamar yang bisa diisi tenaga medis.

"Pendaftaran melalui Dinas Kesehatan. Maksimal menampung 700 sampai 800 orang. Per hari ini masih masuk terus peminat tenaga kesehatan dari RS. Sedang kami data," ujar Novita.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyiapkan fasilitas nyaman untuk tenaga medis yang ada di Jakarta. Hal ini sebagai bentuk apresiasi Anies kepada tenaga medis yang bekerja melawan virus Corona.

"Kami di DKI Jakarta mulai hari ini menyiapkan fasilitas tempat tinggal kepada tenaga medis bagi dokter, bagi perawat, untuk mereka tinggal di hotel, di Grand Cempaka milik Pemprov DKI," ujar Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, Kamis (26/3).

Transportasi-Hotel Untuk Tenaga Medis Corona Sedang Disiapkan:

Selanjutnya
Halaman
1 2