Polda Metro Simulasi Penutupan Akses Jakarta Lewat Pemetaan Wilayah

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 14:13 WIB
Gedung Promoter Polda Metro Jaya yang pembangunannya menghabiskan dana sebesar Rp 498 miliar telah diresmikan, Jumat (19/1/2017). Peresmian dilakukan oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.
Gedung Polda Metro Jaya (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya menggelar simulasi penutupan akses-akses jalan ke Jakarta. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi manakala Jakarta memberlakukan karantina wilayah untuk mencegah penyebaran pandemi Corona.

Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Yusri sekaligus mengklarifikasi beredarnya Telegram Rahasia (TR) dari Kapolda Metro Jaya terkait perintah penutupan jalan keluar-masuk Jakarta.

"Itu emang beredar kemarin adanya surat yang ditujukan kepada Polres-Polres yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (30/3/2020).

Yusri mengatakan surat telegram tersebut sebetulnya dalam rangka pelatihan simulasi untuk mengantisipasi apabila adanya permintaan dari pemerintah untuk menutup akses ke Jakarta.

"Telegram itu sebenarnya kalau disimak dengan betul ya itu meminta para Kabag Ops masing-masing Polres untuk hadir untuk mengikuti rapat koordinasi dalam rangka pelatihan simulasi. Jadi yang diminta itu adalah rencana pengamanan mana daerah-daerah yang akan di sekat atau ditutup. Itu gunanya untuk pelatihan simulasi pengamanan yang mulai dari kecil, sedang dan terberat dilaksanakan," bebernya.

Terkait simulasi itu sendiri, Yusri mengatakan bahwa simulasi penutupan jalan tidak dilakukan di lapangan. Melainkan masing-masing Polsek-Polres diminta memetakan wilayah masing-masing.

Sosiolog Minta Masyarakat Saling Bantu di Tengah Pandemi Corona:

Selanjutnya
Halaman
1 2