Soal Kemungkinan Karantina Wilayah Jakarta, Ini Kata Polisi

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 13:43 WIB
Kombes Yusri Yunus (Isal Mawardi/detikcom)
Kombes Yusri Yunus (Isal Mawardi/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Anies Baswedan mengirim surat ke pemerintah pusat meminta pemberlakuan karantina wilayah di Jakarta terkait pandemi Corona. Sementara itu, Polda Metro Jaya menegaskan hingga hari ini tidak ada karantina wilayah ataupun lockdown.

"Tidak. Di Indonesia tidak mengenal lockdown ya. Indonesia, Jakarta ini masih kita menggunakan social distancing, maklumat Kapolri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (30/3/2020).

Yusri menambahkan pihak kepolisian terus melakukan patroli untuk mensosialisasi kebijakan pemerintah agar masyarakat tetap diam di rumah selama wabah Corona ini.

"Bagaimana kita berupaya, polisi melakukan kegiatan preventif dalam hal ini berikan imbauan, kita patroli ke tempat-tempat yang sering berkumpul keramaian untuk kita kasih imbauan secara persuasif, segera membubarkan diri, atur jarak dan sebaiknya di rumah," katanya.



"Ini salah satu cara untuk memutus penyebaran COVID-19 yang ada," imbuhnya.

Yusri mengatakan pihaknya juga memedomani Maklumat Kapolri tentang larangan adanya kerumunan massa. Polisi akan melakukan penegakan hukum bagi masyarakat yang tidak mengindahkan maklumat tersebut.

"Karena maklumat itu sudah di tegakkan, penegakan hukum sudah ditegakkan ya. Tetapi apabila masyarakat kita sampaikan dan tidak mau mengindahkan petugas di situ kita lakukan tindakan tegas terukur dalam arti kata bahwa ada aturan yang mengatur di UU No 6, No 4 di KUHP pasal 212, 216, dan 218," bebernya.

"Akan kita berlakukan tindakan tegas dan terukur kepada orang yang mengindahkan apa yang disampaikan aparat pada saat dilakukan pembubaran," tandasnya.

Mendagri Tito Angkat Bicara soal Lockdown dan Karantina Wilayah:

(mei/fjp)