Tak Ada Bom di Menara Ravindo
Jumat, 09 Des 2005 19:39 WIB
Jakarta - Setelah melakukan penyisiran selama kurang lebih dua jam, tim penjinak bom Mabes Polri tidak menemukan bom atau benda yang mencurigakan lainnya di Menara Ravindo, Jakarta Pusat. Ancaman bom yang ada tidak terbukti."Setelah menyisir setiap lantai yang ada di Menara Ravindo hingga pukul 18.30 WIB tidak ditemukan sama sekali benda yang mencurigakan," kata Kepala Pos Polisi Sabang Iptu Yohana P kepada wartawan di Menara Ravindo, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (09/12/2005).Sebelumnya, sekitar pukul 14.30 WIB, Menara Ravindo yang juga merupakan kantor UNHCR (badan PBB untuk urusan pengungsi) mendapatkan ancaman bom. Ancaman diterima pihak keamanan UNHCR bernama Puteri.Saat itu si penelpon yang berjenis kelamin laki-laki dan berlogat cadel, mengancam akan meledakkan bom di menara tersebut sekitar pukul 17.00 WIB. Namun, hingga waktu yang ditentukan, tidak ada ledakan bom.Melihat lingkungan sudah clear, Tim Gegana yang menggunakan tiga mobil Kijang dan satu mobil penjinak bom akhirnya meninggalkan lokasi sekitar pukul 18.00 WIB.Sedangkan para karyawan yang masih menunggu di luar gedung, kemudian diizinkan masuk ke dalam gedung untuk mengambil barang-barang mereka yang tertinggal di dalam gedung.Membludaknya para karyawan ke luar gedung juga membuat perhatian sendiri bagi para pengendara dan masyarakat sekitar untuk sekedar melihat-lihat atau memperhatikan secara serius.Terkait ancaman bom ini pihak manajemen Menara Ravindo menolak untuk memberikan keterangan terkait kejadian ini. "Pihak manajemen menolak memberi keterangan," kata seorang petugas kepolisian bernama Simson.
(ahm/)











































