Imbas Corona, Polres Cilegon Tiadakan Tilang Jika SIM Pengendara Mati

M Iqbal - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 12:47 WIB
Kanit Regident Polres Cilegon Iptu Jimi Valentino (M Iqbal/detikcom)
Foto: Kanit Regident Polres Cilegon Iptu Jimi Valentino (M Iqbal/detikcom)
Cilegon -

Satlantas Polres Cilegon meniadakan tilang bagi pengendara yang SIM-nya mati. Kebijakan itu imbas dari wabah Corona di Indonesia.

Peniadaan tilang bagi pengendara SIM yang mati lantaran beberapa gerai Samsat di Cilegon ditiadakan. Jika penilangan dilakukan, maka masyarakat bakal kesulitan untuk memperpanjang SIM.

"Tidak boleh ditilang kalau (SIM pengendara) mati, harusnya kan mati bikin baru," kata Kanit Regident Polres Cilegon Iptu Jimi Valentino kepada wartawan, Senin (30/3/2020).

Imbas virus Corona juga berdampak pada menurunnya pemohon SIM di Polres Cilegon. Penurunan turun mencapai 30 persen dibanding hari biasa sebelum virus Corona mewabah.

"Di lantas Polres Cilegon untuk produksi SIM terjadi penurunan sekitar 30 persen, itu periode Februari-Maret," kata dia.

Polisi memprediksi ke depan, penurunan itu bakal terus terjadi hingga situasi kondusif. Jimi mengatakan masyarakat tidak usah khawatir dengan perpanjangan SIM jika selama wabah Corona terjadi SIM-nya mati.

"Dan kita memprediksi ke depan akan lebih turun, tapi masyarakat tidak usah khawatir jadi bisa diperpanjang pada saat situasi normal, atau yang sakit Corona itu bisa mengajukan setelah dirinya sembuh dan dibuktikan surat keterangan sehat dari dokter," kata dia.

Sosiolog: Jika Pencegahan Gagal, Maka Akan 'Tsunami' Pasien Corona:

(jbr/jbr)