Anies: RT/RW yang Bersih dari Corona Harus Kontrol Pergerakan Warga

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 12:13 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar rapat dengan Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg) membahas revitalisasi Monumen Nasional (Monas).
Anies Baswedan (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta RT/RW yang wilayahnya bersih dari virus Corona (COVID-29) untuk mengkontrol pergerakan warga. Para RT/RW diminta mengendalikan akses keluar masuk wilayahnya.

Hal diungkapkan Anies di akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, seperti yang dilihat detikcom, Senin (30/3/2020). Anies mengungkapkan itu saat teleconference dengan para Wali Kota.

"Intinya adalah di tempat yang bersih harus ada kontrol atas pergerakan orang. Orang keluar-masuk harus ada pengendaliannya. Nah di lapangan ini tidak sederhana Bapak-Bapak, ada kebutuhan logistik, ada kebutuhan untuk orang pergi untuk kebutuhan keluarga, ada macem-macem," ucapnya.

Anies meminta jajarannya mencatat pergerakan warga. Dari catatan tersebut dapat diketahui apakah warga tersebut memiliki kontak orang berisiko Corona atau tidak.

"Tapi kalau di bawah dicatat orang mau pergi misalnya dari satu RW ke tempat lain dia bisa ngecek dia akan berhubungan dengan orang yang berisiko atau tidak, akan datang ke tempat berisiko atau tidak. Sehingga kita bisa menghindari pergerakan yang tidak perlu," ucap Anies.

Anies menyebut setidaknya masih ada 7 kecamatan yang masih bersih dari virus Corona, namun tak mengungkapkan wilayah mana saja. Dia menekankan wilayah bersih itu harus tetap dijaga.

"Tempat yang bersih seperti ini harus tetap dijaga bersih dari kasus. Jadi saya akan meminta kepada Bapak-Bapak semua untuk memikirkan caranya, bagaimana cara membuat tempat-tempat yang bersih ini tidak tertular," ujar Anies.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memperbarui data kasus virus Corona (COVID-19). Tercatat ada kenaikan jumlah kasus positif Corona dari hari sebelumnya.

Dilihat detikcom dari situs informasi Corona miliki Pemprov DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id, tercatat sebanyak 701 kasus positif, sebanyak 48 pasien dinyatakan sembuh, dan 67 orang meninggal dunia. Data dihimpun per pukul 07.40 WIB, Senin (30/3/).

"Dirawat 435, sembuh 48, meninggal 67, 151 isolasi mandiri," tulis Pemprov DKI Jakarta dalam situs tersebut.

Tonton Blak-blakan 3 Musuh Besar Penanganan Corona:

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/jbr)