Tes dan Belajar Online ala Unika Atma Jaya saat Physical Distancing

Content Promotion - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 09:01 WIB
Dok. Unika Atma Jaya
Foto: Dok. Unika Atma Jaya
Jakarta -

Sejak meningkatnya penyebaran virus Corona di Indonesia, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah dan menerapkan program physical distancing dan Work From Home (WFH). Tak hanya berimbas kepada masyarakat, anjuran ini juga berdampak terhadap kegiatan belajar mengajar.

Demi mendukung program pemerintah, sejumlah perguruan tinggi menerapkan sistem belajar daring atau belajar online dari rumah. Saat ini untuk Layanan Lembaga Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah 3 saja sudah tercatat 312 lembaga yang melakukan program ini. Sejak 16 Maret 2020, Unika Atma Jaya telah melakukan pembelajaran daring dan merupakan pelopor belajar online. Bahkan Mahasiswa Fakultas Ekonomi, Wilson mengaku metode ini telah sering digunakan kampus.

"Pembelajaran daring bukan hal yang baru buat saya dan teman-teman, kami sudah pakai lama. Dosen suka kasih tugas dan quiz melalui e-learning. Enaknya sih, aplikasinya mobile friendly dan kita punya fasilitas penyimpanan data di onedrive sampai dengan 3 Tera. Jadinya benar-benar bantu selama proses kuliah," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Bahkan, Ujian Tengah Semester yang berlangsung sejak 23 Maret hingga 4 April 2020 juga akan dilakukan secara tes online, take home test atau melalui project base. Sehingga mahasiswa tidak perlu datang ke kampus, kecuali jika ada metode yang harus melibatkan percobaan atau eksperimen di laboratorium.

Tidak hanya mahasiswa yang belajar dari rumah, dosen juga mengajar dari rumah. Annisa Sarah, dosen Teknik Elektro untuk mata kuliah Jaringan Komputer dan Komunikasi Data mengatakan "platform belajar online selain jadi solusi pada kondisi saat ini, juga mendorong kami untuk mengajar lebih menyenangkan dan menarik dengan eksplorasi pada tools yang telah disediakan."Program pembelajaran daring sendiri sudah jauh disiapkan sebelum Covid-19 menyebar.

Hal ini diakui oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerja Sama, Elisabeth Rukmini, Ph.D. Ia mengaku pihak universitas memiliki kerja sama dengan Microsoft.

"Kami memiliki kerja sama eksklusif dengan Microsoft. Semua mahasiswa, dosen dan tenaga pendidikan memiliki fasilitas Office365 gratis yang dapat mereka unduh pada tiga gawai mereka yaitu telepon seluler, laptop dan tablet," jelasnya.

Bukan hanya platform belajar online, Unika Atma Jaya juga menyediakan akses ke perpustakaan dan jurnal online internasional dan bantuan aplikasi menulis Bahasa Inggris, Grammarly yang dapat mahasiswa akses di mana saja. Microsoft teams juga bukan satu-satunya fasilitas belajar daring yang dimiliki. Ada pilihan metode lain bagi dosen dan mahasiswa dalam melakukan pembelajaran online seperti Learning Management System Model (LSM) Moodle, AtmaZeds dan PANOPTO.

PANOPTO merupakan mobile application untuk streaming sekaligus recording video teaching yang digunakan bersamaan dengan presentasi slides ataupun resources lainnya secara online. Sementara itu,  Atmazeds merupakan platform pembelajaran Massive Open Online Courses (MOOC) yang dapat diakses mahasiswa dan masyarakat umum.

Saat ini sudah tersedia 50 program online courses terkait data Science, Internet of Things (IOT), Artificial Intellegence, Ilmu Kedokteran, Psikologi terkait anak berkebutuhan khusus, Ekonomi dan Komunikasi Sains Fakultas Teknobiologi. Program Atmazeds didukung oleh Microsoft dan Partners: Unzypt dan Cloudswyft, di dalamnya tersedia virtual lab bagi mahasiswa SI yang mengambil data science.

"Platform Ini sebagai komitmen kami dalam mengembangkan future skills bagi mahasiswa dan komunitas," ujar Rektor UNIKA Atma Jaya, Dr. A.Prasetyantoko.

Kegiatan belajar mengajar dengan metode daring menuntut kreativitas dosen dan mahasiswa. Hal ini bisa dilihat dari bagaimana dosen dapat memanfaatkan pola konferensi, sehingga kehadiran dan kegiatan mahasiswa mudah terpantau. Tak hanya itu, contoh lain juga bisa dilihat dari cara mahasiswa membuat tugas dalam format video, kampanye media sosial, website dan format lainnya.

"Kami evaluasi pelaksanaan KBM daring. Bahkan kami sudah menginisiasi evaluasi mutu untuk standar pembelajaran Blended Learning melalui workshop bersama tim ASEAN Quality Assurance pada 2018 lalu. Kami sadar adopsi teknologi tidak dapat dihindarkan dan bagaimana memantau proses pembelajaran dengan teknologi penting untuk dibuatkan standarnya bukan hanya untuk kami tapi untuk Indonesia sendiri," ujar Elisabeth Rukmini.

Selain pembelajaran daring, Unika Atma Jaya juga menyelenggarakan tes masuk online untuk semua jenjang pendidikan, baik untuk program S1, S2 dan S3. Hal ini disampaikan oleh Rektor Unika Atma Jaya, Dr. A. Prasetyantoko. Ia menjelaskan bahwa ini merupakan dukungan Unika Atma Jaya terhadap pendidikan Indonesia.

"Calon mahasiswa kami tersebar di seluruh Indonesia. Kebijakan ini kami buat untuk membantu mereka tetap mendapatkan akses pendidikan yang baik. Sudah saatnya teknologi dimaksimalkan penggunaannya untuk kebaikan, salah satunya merekatkan masyarakat Indonesia yang tersebar di negara kepulauan Indonesia. Ini harapan kami untuk dapat ikut berkontribusi terhadap pendidikan di Indonesia" ujarnya.

Tertarik kuliah di Unika Atma Jaya? Bagi calon mahasiswa baru yang berminat, segera kunjungi situs resmi Unika Atma Jaya www.atmajaya.ac.id, atau kunjungi www.admission.atmajaya.ac.id untuk pendaftaran, dan www.atmaZeds.atmajaya.ac.id jika berminat mengikuti kursus daring

Aplikasi AtmaZeds Unika Atma Jaya juga bisa diunduh di Google Play Store dan App Store. Untuk info tes masuk online bisa dilihat di sini. Tes masuk online dibuka mulai 5 April 2020.

(ads/ads)