Kantor UNHCR Akan Diledakkan Pukul 17.00 WIB
Jumat, 09 Des 2005 17:51 WIB
Jakarta - Kantor Badan PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) yang berlokasi di Menara Rafindo, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, diancam akan diledakan pada pukul 17.00 WIB. Tapi, hingga pukul 17.30 WIB, ledakan tidak terjadi. Ancaman bom diterima oleh Putri, resepsionis kantor UNHCR, pada pukul 14.30 WIB. Penelepon gelap langsung mengancam akan meledakkan kantor itu pada pukul 17.00 WIB. Setelah menerima telepon, Putri langsung melaporkan ke petugas keamanan.Mendapat laporan itu, pengelola gedung pun menghubungi seluruh penyewa gedung untuk mengevakuasi karyawannya. Tim Gegana Polda Metro Jaya n diterjunkan untuk menyisir gedung.Menurut keterangan seorang karyawan yang bekerja di Menara Rafindo, Anton, sejumlah karyawan saat ini kebanyakan sudah pulang. Tinggal puluhan orang saja yang berada di luar gedung. Sementara sejumlah karyawan UNHCR masih tetap tenang menyelesaikan tugasnya di kantornya yang berada di lantai 14."Mungkin karena di kantor UNHCR memiliki sistem keamanan sendiri, maka mereka merasa tenang," ujar Anton. Dia menceritakan, sebenarnya pihak pengelola gedung sudah sangat memperhatikan keamaan. Sebab setiap mobil dan orang yang masuk sudah menjalani pemeriksaan melalui detektor metal.Hingga pukul 17.30 WIB, belum diperoleh informasi dari Tim Gegana, apakah ditemukan bom yang dimaksud. Penyisiran juga masih berlangsung.
(san/)











































