Warga Villa Dago Buat Mesin Disinfektan, Walkot Tangsel: Patut Dicontoh

Jehan Nurhakim - detikNews
Minggu, 29 Mar 2020 20:15 WIB
Airin Rachmi Diany
Airin Rachmi Diany. (Foto: Ari Saputra)
Tangerang Selatan -

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany mengapresiasi kegiatan warga perumahan Villa Dago RW 20, Ciputat, yang membuat mesin disinfektan untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Airin menilai kegiatan penghuni Villa Dago RW 20 tersebut patut dicontoh warga Tangsel lainnya.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh warga Villa Dago RW 20 seperti memasang mesin disinfektan pada tenda sterilisasi yang tentunya harus sesuai dengan ketentuan teknis atau standar yang ada. Hal seperti ini patut diapresiasi dan dijadikan contoh oleh warga masyarakat Tangsel yang lain, karena akan meminimalisir penyebaran virus COVID-19," kata Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany saat dihubungi detikcom, Minggu, (29/3/2020).

Airin memastikan Pemkot Tangsel melakukan pencegahan penyebaran virus Corona dengan maksimal. Dia juga mengaku akan berusaha memenuhi segala peralatan yang dibutuhkan.

"Pemkot juga melakukan tracing ODP atau individu yang melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19. Dalam konteks alat dan bahan, pemerintah kota juga terus berusaha memenuhi kebutuhan APD, rapid test, masker dan lain-lain," tuturnya.

Airin mengatakan Pemkot Tangsel juga terus menyosialisasikan kebijakan sosial distancing kepada warga. Ketua DPP Partai Golkar itu juga memastikan upaya pencegahan penyebaran virus Corona juga dilakukan di tempat-tempat umum.

"Pemkot Tangerang Selatan, melalui Gugus Tugas Penanganan COVID-19, telah melakukan sosialisasi social distancing melalui berbagai media dan juga turun ke lapangan secara langsung, ke seluruh wilayah Kota Tangerang Selatan," sebut Airin.

"Kemudian melakukan penyemprotan disinfektan di semua tempat, terutama fasilitas umum seperti sekolah, kantor-kantor pemerintah, terminal, tempat-tempat ibadah, pasar dan sampai saat ini masih terus dilakukan," imbuhnya.

Sebelumnya, Pemkot Tangsel memperpanjang masa status tanggap darurat virus Corona hingga 29 Mei 2020. Hal itu mengikuti keputusan BNPB yang memperpanjang status tanggap darurat di Indonesia.

"Tanggap darurat yang ditetapkan sebelumnya terlaksana hingga 1 April mendatang. Dan hari ini ditetapkan akan diperpanjang hingga 29 Mei mendatang," kata Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie seperti dikutip di akun Instagram resmi Humas Pemkot Tangsel, @humaskotatangsel, Kamis (26/3).

(zak/zak)