Kantor UNHCR di Menara Rafindo Diancam Bom
Jumat, 09 Des 2005 17:02 WIB
Jakarta - Ancaman bom kembali mewarnai kota Jakarta. Kali ini Kantor UNHCR yang kena. Badan PBB yang menangani masalah pengungsi yang berkantor di Menara Rafindo ini diancam bom melalui telepon.Ancaman diterima oleh satu operator telepon yang bekerja di Menara Rafindo, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, sekitar pukul 14.30 WIB, Jumat (9/12/2005). Ancaman itu kemudian dilaporkan ke bagian keamanan.Untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan, pengelola gedung sejak pukul 15.00 WIB mengevakuasi seluruh karyawan yang bekerja di gedung yang memiliki 14 lantai itu.Di gedung itu, sejumlah perusahan pialang dan lembaga internasional berkantor. Kantor UNHCR menempati lantai 14. Hingga kini belum jelas motif ancaman peledakan bom itu.Tim Gegana dari Polda Metro Jaya baru tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB, dan hingga kini, pukul 16.45 WIB, masih dilakukan penyisiran. Sebagian besar karyawan saat ini berada di luar gedung, menunggu hasil penyisiran yang tengah dilakukan oleh Tim Gegana.Beberapa waktu lalu, ancaman serupa terjadi di Gedung BII, Jalan Thamrin. Selain itu, Wisma Dharmala Financial di Cikini juga diancam bom oleh orang yang mengaku bernama Jaksa. Tapi ketika disisir, oleh Tim Gegana, ternyata tidak ditemukan bom yang dimaksud.
(san/)











































