Jubir Pemerintah Jelaskan Pernyataan 'Si Kaya-Si Miskin' yang Disorot

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 28 Mar 2020 21:01 WIB
Jubir Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto
Acmad Yurianto (Foto: dok.BNPB)

Yuri mengakui bahwa banyak pihak yang menghujat potongan videonya itu. Namun dia mengaku tidak mau mempermasalahkan hal tersebut.

"Maksud saya itu, tapi yang terjadi enggak kan. Dibalik kan, coba Twitter saya dihujat orang banyak saya. Saya biarin ajalah, yang waras yang diam ajalah. Yang ngomentari dan yang itu yang ngeshare ke saya itu orang yang ngerti kok," sebut Yuri.

Lebih lanjut, Yuri meminta agar masyarakat tidak terpancing dengan potongan video tersebut. Dia meminta agar melihat video tersebut secara utuh.

"Saya bilang wong itu dipotong kok (videoya). Coba dilihat utuh dari depan sampai belakang. Karena memang sengaja mencari hal-hal yang tidak baik. Bukan mau mencari hal baik. Kalau mau mencari hal yang nggak baik nggak sulit kok, di dunia ini banyak kok. Ini maksudnya kalau kita menghentikan ini, ini akan selesai," kata dia.

Potongan video Yuri saat jumpa pers melalui akun YouTube BNPB pada Jumat (27/3) viral di media sosial. Pada potongan video itu Yuri mengatakan agar si kaya dan si miskin saling bekerja sama agar tidak menularkan penyakit.

"Kemudian yang kaya melindungi yang miskin agar bisa hidup dengan wajar, dan yang miskin melindungi kaya agar tidak menularkan penyakitnya, ini menjadi kerja sama yang penting," ujar Yuri Jumat (27/3).

selanjutnya
Halaman

(lir/knv)