BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diimbau Tetap Fit

Yulida Medistiara - detikNews
Sabtu, 28 Mar 2020 18:20 WIB
ilustrasi hujan
Ilustrasi hujan (Foto: dok. Getty Images)
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki periode musim pancaroba. BMKG mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem sehingga masyarakat diimbau selalu menjaga kondisi tubuh tetap fit.

"Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, BMKG memprediksi, akhir Maret hingga awal Mei 2020 sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode pancaroba, yaitu peralihan musim dari hujan menuju kemarau," kata Plt Deputi Bidang Meteorologi Dr Widada Sulistya, DEA, dalam keterangannya, Sabtu, (28/3/2020).

BMKG menyebut musim pancaroba diprediksi terjadi pada 28-31 Maret 2020. Secara umum, saat pancaroba, perubahan kondisi cuaca relatif lebih cepat. Pada pagi-siang umumnya cerah-berawan dengan kondisi panas terik, dan dapat diikuti hujan intensitas tinggi dalam durasi singkat yang dapat terjadi pada siang-sore hari.

Kondisi tersebut dapat menimbulkan potensi cuaca ekstrem, seperti puting beliung, hujan es, banjir bandang, angin kencang ( > 45 km/jam ) dalam durasi singkat. Sementara itu, BMKG memprediksi musim kemarau di Indonesia akan dimulai pada April nanti.

"BMKG mengimbau untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengingat perubahan cuaca juga dapat mempengaruhi kondisi stamina tubuh menjadi lebih rentan. Masyarakat diimbau selalu menjaga kondisi stamina tubuh tetap fit," tutur Widada.

Daerah-daerah yang diperkirakan BMKG berpotensi mengalami hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada 28-31 Maret 2020 berdasarkan dinamika atmosfer terkini, ada di halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2