Anies: 61 Tenaga Medis Terpapar Corona di 26 RS Jakarta

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Mar 2020 17:13 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sambutan disela-sela penandatanganan kerja sama (MOU) proyek pembangunan MRT fase 2A dan lingkup kerja CP201 di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Senin (17/2/2020). CP201 melingkupi pekerjaan pembangunan dua stasiun bawah tanah yaitu Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas dengan panjang terowongan 2,8 km dari HI ke Harmoni yang ditargetkan selesai pada Desember 2024. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Anies Baswedan (Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sebanyak 603 kasus positif Corona di Ibu Kota. Anies menyebut setidaknya ada 61 petugas medis yang terpapar COVID-19.

"Kita menyiapkan semua langkah-langkah dan kemungkinan yang bisa terjadi di Ibu Kota karena kita tahu hari ini saja per 28 Maret jumlah yang positif COVID menjadi 603 kasus dengan 63 orang meninggal," kata Anies melalui akun Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (28/3/2020).

"Dari 603 kasus ada 61 tenaga medis yang terpapar di 26 RS di Jakarta," imbuhnya.

Anies mengatakan Pemprov terus melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Dia menegaskan pembatasan aktivitas dan imbauan untuk menjaga jarak terus diberlakukan.

"Dengan situasi itu maka semua kemungkinan kita antisipasi. Kita perlu sampaikan kepada masyarakat Jakarta bahwa pembatasan tetap berjalan," tutur Anies.

Lebih lanjut, Anies mengatakan status tanggap darurat Corona diperpanjang. Status tersebut diperpanjang hingga 19 April 2020.

"Karena itu status tanggap darurat di Jakarta akan kita perpanjang. Semua sampai 5 April maka di perpanjang sampai dengan 19 April," ungkapnya.

Transportasi-Hotel Untuk Tenaga Medis Corona Sedang Disiapkan:

[Gambas:Video 20detik]



(lir/knv)