78 WNA Ikut Diisolasi di Masjid Jakbar, Ada yang Mengeluh Batuk Pilek

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Sabtu, 28 Mar 2020 14:07 WIB
RSHS Bandung melakukan simulasi penanganan pasien suspect corona, Jumat (6/3/2020). Simulasi itu untuk menunjukkan kesiapan RSHS dalam menangani pasien suspect corona.
Ilustrasi (Wisma Putra/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 150 orang berstatus orang dalam pemantau (ODP) diisolasi di sebuah masjid di Tamansari, Jakarta Barat. Separuh dari jumlah itu merupakan warga negara asing (WNA).

"Ada (warga negara asing), itu dari Thailand, Pakistan, Bangladesh, dan Malaysia, ada 78 orang," kata Camat Taman Sari Risan Mustar saat dihubungi, Sabtu (28/3/2020).

Risan mengatakan ada salah seorang WNA yang mengeluh batuk-pilek di masjid tersebut. WNA asal Pakistan itu langsung diberi obat oleh tim kesehatan.

"Tadi ada (mengeluh batuk-pilek) warga negara Pakistan, sudah kami kasih obat, dan ini harus yang menangani dari dokter khusus, karena takutnya karena virus juga," ucapnya.

Selama masa isolasi 14 hari, 150 orang itu akan disuplai makanan oleh Dinas Sosial. Pihak kelurahan juga meminta bantuan aparat untuk menjaga lokasi tersebut.

"Keamanan dari luar kita minta bantu dari polisi dan TNI," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, tiga jemaah salah satu masjid di Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, positif terinfeksi Corona (COVID-19). Pihak kelurahan setempat mengisolasi sekitar 150 warga lainnya yang sempat berinteraksi dengan ketiga pasien positif Corona di sebuah masjid.

"Tiga orang (positif Corona) itu sudah kami evakuasi ke rumah sakit (Wisma) Atlet di Kemayoran," ujar Risan ketika dihubungi detikcom, Sabtu (28/3).

Simak video Pemerintah: Social Distancing Itu Penting, Mari Kita Patuhi:

[Gambas:Video 20detik]



(abw/lir)