Kapolda Metro Sesali Raibnya Rp 2,9 Miliar Milik Tamu SBY
Jumat, 09 Des 2005 15:36 WIB
Jakarta - Kasus kehilangan uang Rp 2,9 miliar yang menimpa rombongan Rabithah Alam Islami (Liga Islam Dunia) disesali Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani. Meski belum berhasil mengidentifikasi pelakunya, Polda janji mengusut tuntas kasus ini."Kami menyayangkan kejadian itu. Kita sudah melakukan olah TKP ulang dan memeriksa CCTV yang terpasang di Hotel Borobudur," kata Kapolda di kantornya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (9/12/2005).Dari hasil olah TKP itu, Kapolda mengakui, pihaknya belum bisa mengidentifikasi pelaku yang menilep uang rombongan ulama asal Timur Tengah dan Afrika itu.Kapolda lalu menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa terjadi saat rombongan mengurus pemesanan kamar. "Saat itu ada yang mengeluarkan uang 300 ribu dolar AS untuk ditukarkan di money changer," katanya. Ketika tas berisi uang tersebut diletakkan di lantai, tidak lama kemudian tas itu raib. "Dalam pemeriksaan ulang orang tersebut tidak mau menyebutkan jumlahnya berapa, mata uangnya juga apa. Jadi dalam pemeriksaan cukup ada hambatan," kata Kapolda.Mengenai pengamanan tamu negara, Kapolda mengatakan, kedatangan mereka biasanya didampingi liaison officer (LO). Untuk pengamanan internal dilakukan oleh LO tersebut. Tapi pada objek tertentu pengamanan dilakukan oleh kepolisian wilayah setempat. "Tapi objek keamanan secara keseluruhan bukan orang per orang," katanya.Kapolda menambahkan, jika ada kejadian seperti yang menimpa rombongan Rabithah, pihaknya juga akan minta keterangan dari LO rombongan tersebut.
(umi/)











































