Duit Rp 2,9 M Dimaling, Tamu SBY Hanya Mesem
Jumat, 09 Des 2005 15:30 WIB
Jakarta - Sekjen Rabithah Alam Islami (Liga Islam Dunia) Dr Abdullah bin Abdul Muhsin At Turki hanya tersenyum saja saat ditanya soal kasus kemalingan Rp 2,9 miliar yang menimpa rombongannya. Dia menolak berkomentar sedikit pun.Saat wartawan bertanya padanya dalam bahasa Arab, Abdullah yang baru saja keluar dari Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (9/12/2005), usai diterima Presiden SBY, hanya melambaikan tangan, tanda menolak bicara. Kepalanya tak lupa digeleng-gelengkan.Seperti diberitakan sebelumnya, rombongan tamu asing ini menjadi korban pencurian pada Kamis kemarin di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Kopor mereka yang berisi 300 ribu dolar AS atau setara Rp 2,9 miliar, amblas diambil orang.Menurut rencana, rombongan yang terdiri para ulama ini, selain bertemu Presiden SBY, juga akan memberikan ceramah di UIN Jakarta, berkunjung ke Aceh dan ponpes untuk menyerahkan bantuan.Apakah kopor yang hilang itu juga terdapat uang bantuan? Lagi-lagi Dr Abdullah menolak menjawab. Dia hanya melambaikan tangannya. Sedangkan seorang anggota rombongan membenarkan adanya insiden itu. Saat kejadian, rombongan tengah menunggu selesainya pengurusan kamar. Jadi mereka duduk di lobi. Sekretaris rombongan menaruh kopor yang ada duitnya itu di antara kakinya seraya duduk. Nah, kopor itulah yang melayang.
(nrl/)











































