Antisipasi Corona, Gubernur Koster Minta Warga Tak Keluar Bali

Angga Riza - detikNews
Sabtu, 28 Mar 2020 00:04 WIB
Gubernur Bali I Wayan Koster (Angga Riza/detikcom)
Foto: Gubernur Bali I Wayan Koster (Angga Riza/detikcom)
Denpasar -

Data penyebaran COVID -19 di sejumlah daerah yang semakin meningkat setiap harinya. Gubernur Bali I Wayan Koster melalui surat edaran menegaskan masyarakat Bali untuk mengurangi aktivitas diluar rumah.

"Tidak berkumpul, mengurangi interaksi, pengumpulan massa dan menjaga jarak sosial dengan mengurangi aktivitas di luar rumah, bekerja di rumah, belajar di rumah dan beribadah di rumah," kata Koster dalam surat edaran, Jumat (27/3/2020).

Koster juga mengimbau kepada masyarakat untuk meniadakan kegiatan agama yang mengumpulkan banyak massa. Ini merupakan usaha Pemerintah Provinsi Bali untuk mempercepat pemulihan kondisi Bali saat ini.

"Meniadakan kegiatan adat dan agama yang mengumpulkan banyak massa. Pemerintah Provinsi Bali saat ini sangat serius dan fokus melaksanakan upaya-upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Bali guna mempercepat pemulihan kondisi Bali," lanjut Koster.

Sementara itu, masyarakat juga dihimbau untuk mengurangi dan menunda perjalanan keluar Bali dan ke Bali. Namun imbauan ini tidak diberlakukan untuk angkutan logistik hingga tugas resmi dari pemerintah pusat dan daerah.

"Sehubungan dengan hal tersebut di atas bersama ini diimbau kepada masyarakat untuk mengurangi atau menunda perjalanan ke Bali atau keluar Bali atau kecuali ada keperluan mendesak atau warga asing yang akan kembali ke negaranya. Imbauan ini tidak berlaku untuk angkutan logistik, keperluan penanganan kesehatan, penanganan keamanan dan tugas resmi dari Penerintah Pusat dan Daerah," ungkap Koster.

Koster juga meminta agar seluruh pintu masuk ke Bali seperti bandara, pelabuhan dan penyeberangan pengawasannya harus ditingkatkan sesuai protokol pintu masuk atau protokol kesehatan COVID-19. Imbauan ini berlaku sampai dengan ada pemberitahuan lanjut dari Pemprov Bali.

(zap/zap)