Petugas Puskesmas Pakai APD dari Jas Hujan, Pemkot Depok: Stok Terbatas

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 22:15 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Ilustrasi Corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Depok -

Pemkot Depok menyampaikan adanya petugas medis di puskesmas yang menggunakan alat pelindung diri (APD) dari jas hujan. Hal ini diakui Pemkot Depok karena stok APD sangat terbatas.

"Terkait adanya informasi tenaga kesehatan di puskesmas yang menggunakan APD yang dimodifikasi dari jas hujan, kami akui bahwa itu adalah kreasi dan swadaya para tenaga kesehatan di tengah keterbatasan APD pada situasi yang sangat darurat," jelas Pemkot Depok dalam keterangan persnya yang diterima wartawan, Jumat (27/3/2020).

Hal ini menunjukkan perjuangan tenaga kesehatan dalam melawan pandemi COVID-19. Pemkot Depok pun mengapresiasi perjuangan para tenaga medis yang tetap melayani warga yang terjangkit Corona di tengah keterbatasan APD.

"Itulah bentuk perjuangan mereka para tenaga kesehatan. Kita harus hargai dan ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas pengorbanan mereka," imbuhnya.

Persediaan APD di rumah sakit dan puskesmas di Kota Depok semakin tipis, sementara di pasaran pun kian langka.



"Persediaan stok alat pelindung diri (APD) di rumah sakit dan puskesmas saat ini sangat terbatas, karena APD sangat langka di pasaran sehingga kami kesulitan dalam pengadaan barang," lanjutnya.

Meski begitu, Pemkot Depok terus berupaya mengakses ke banyak distributor untuk penyediaan APD ini. Di sisi lain, Pemkot Depok belum menerima bantuan APD dari pemerintah provinsi maupun pusat.

"Selain itu, kami belum menerima bantuan kiriman APD dari provinsi, sedangkan dari pemerintah pusat diberikan sangat terbatas bersamaan dengan alat rapid test," tandasnya.

Pemkot Depok saat ini tengah melakukan pengadaan APD melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), termasuk untuk pemenuhan kebutuhan puskesmas-puskesmas.



(maa/mei)