Ada Isu Jakarta Lockdown Mulai 28 Maret, Pemprov DKI: Hoax!

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 16:56 WIB
Red Hoax sign text, near sad defeated man, low poly 3d render illustration
Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta -

Beredar pesan informasi bahwa Jakarta akan menerapkan karantina wilayah atau lockdown. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan informasi tersebut tidak benar atau hoax.

Dilihat detikcom, Jumat (27/3/2020), informasi yang beredar menyebut sedang ada pembahasan lockdown di Jakarta dan keputusan akan disampaikan malam ini.

"Rencananya mulai besok DKI Jakarta akan diberlakukan lockdown. Keputusannya nanti malam. (Antisipasi mulai sekarang persiapkan sembako untuk 1 minggu ke depan)," tulis informasi yang beredar tersebut.

Pemerintah DKI Jakarta menyebut pemerintah tidak ada pembahasan lockdown sehingga dipastikan informasi itu hoax.

"Tidak benar," ucap Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Atikah Nur Rahmania, saat dihubungi.

Atikah menyebutkan Pemprov DKI Jakarta memiliki kanal untuk menjaring informasi hoax yaitu Jala Hoaks. Masyarakat bisa melapor jika menemukan adanya informasi yang janggal.

"Bersama ini diinformasikan bahwa untuk mengetahui validitas informasi yang beredar di berbagai media sosial, mohon dapat merujuk pada web Jakarta Lawan Hoaks (Jala Hoaks) pada laman https://data.jakarta.go.id/jalahoaks/," kata Atikah.

Update Lengkap BNPB: 1.046 Pasien Positif, 87 Meninggal Dunia:

(aik/fjp)