Pandemi Corona, GrabKios Medan Buka Layanan Delivery Lewat WhatsApp

Inkana Putri - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 16:28 WIB
GrabKios
Foto: Grab
Jakarta -

Suami istri Nicodemus Harianja (41) dan Erika Sibagariang (41) mengelola toko kelontong dan menyediakan top-up Grab dan Payment Point Online Bank (PPOB) untuk tagihan online seperti listrik, PDAM, serta BPJS.

Namun untuk sementara waktu ini, keduanya harus berjuang lebih keras. Dampak pandemi COVID-19 di Medan terasa semakin kuat dan mempengaruhi usaha banyak orang, termasuk toko yang mulai sepi karena orang-orang mulai jarang ke luar rumah.

"Kalau di Medan mungkin belum separah di Jakarta, masih berusaha menjalani seperti biasa. Akan tetapi ada rasa was-was karena (virusnya) bukan sesuatu yang kelihatan. Sekarang semua toko sepi. Barang banyak nggak jalan (terjual). Orang beli kebutuhan pokok seperti beras, itu tidak lagi seperti dulu. Biasanya beli karungan, sekarang berubah jadi kiloan. Jadi itu efeknya yang benar-benar terasa," jelas Erika dikutip dari situs Grab, Jumat (27/3/2020).

Terkait kondisi ini, mereka pun tidak tinggal diam. Adanya pelanggan yang berkurang karena menerapkan imbauan sosial distancing, mereka siasati dengan membuka pemesanan barang melalui WhatsApp. Dengan cara demikian pelanggan tidak lagi perlu datang, cukup mengirim pesan saja maka barang yang diinginkan akan diantarkan ke tujuan.

Layanan ini dulunya biasa digunakan untuk pelanggan yang memesan galon. Akan tetapi sekarang, layanan tersebut bisa dipakai untuk mengirim pesanan barang apapun. Tentunya, semua pengantar dianjurkan menjaga kebersihan dan menggunakan alat pelindung diri juga.

"Bisa WhatsApp untuk beli apapun. Roti dan makanan ringan pun kita hajar, dikirimkan kalau ada yang memesan. Jadi bukan cuma galon dan gas saja yang bisa diantarkan. Untuk pembayaran kami imbau menggunakan OVO supaya lebih cepat dan higienis" jelasnya

Keduanya bergabung dengan GrabKios untuk memajukan toko kelontong yang telah dirintis Nico sejak 20 tahun lalu. Hingga kini toko tersebut telah jauh lebih berkembang. Selain sebagai mitra GrabKios, Nico juga bekerja sebagai mitra GrabCar untuk menambah perekonomian keluarga.

"Bergabung dengan GrabKios kami lakukan untuk menarik minat pembeli yang datang ke toko kami untuk melakukan pembayaran tagihan bulanan, misalnya listrik atau BPJS. Jadi kalau ada yang mau bayar tagihan, pulangnya pasti belanja," katanya.

Nico dan Erika adalah salah satu dari banyak wirausahawan mikro yang diberdayakan melalui GrabKios dan kini tengah berjuang melawan dampak pandemi COVID-19 di Medan. Grab, sebagai perusahaan aplikasi terkemuka di Asia Tenggara, memiliki berbagai inisiatif guna mendukung upaya tersebut, yakni melalui gerakan #KitaVSCorona yang diluncurkan di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Medan.

Melalui gerakan #KitaVSCorona, Grab telah membagikan ribuan masker, hand sanitizer, dan menyemprotkan desinfektan pada kendaraan mitra pengemudi GrabBike serta GrabCar, dan seluruh mitra pengantaran GrabFood serta GrabExpress.

Tips Cegah Infeksi Corona untuk Orang dengan Riwayat Jantung-Kanker:

(mul/mpr)