Pemerintah: Secara Ilmiah Virus Corona Hancur Terkena Sabun

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 16:01 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Ilustrasi Corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah tak kenal lelah menggalakkan gerakan mencuci tangan menggunakan sabun untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, mengungkapkan bahwa secara ilmiah COVID-19 hancur saat terkena detergen.

"Tidak perlu mencari sesuatu yang sulit, karena secara ilmiah sudah dibuktikan bahwa virus ini sangat-sangat rentan dan mudah hancur manakala terkena sabun, terkena detergen," kata Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di akun YouTube BNPB, Jumat (27/3/2020).

Yurianto menegaskan mencuci tangan harus terus dilakukan meskipun tidak memiliki hand sanitizer. Yuri, panggilan akrabnya, menyakini bahwa saat ini masyarakat tidak kesulitan mencari sabun.

"Oleh karena ini tidak ada alasan karena tidak punya hand sanitizer kemudian tidak mencuci tangan. Tidak ada alasan karena tidak mudah mencari hand sanitizer maka tidak mencuci tangan. Cuci tangan lah pakai sabun setiap hari, pasti ada dan tidak sulit mencari sabun. Ini menjadi penting," jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah memperbarui data kasus pasien yang positif terinfeksi virus Corona (COVID-19) di Indonesia. Yuri menyebut terjadi penambahan kasus positif virus Corona sebanyak 153 kasus.

"Total kasus menjadi 1.046," ungkap Yuri dalam konferensi pers.

Tangkal Corona, Kendari Diguyur Disinfektan:

(zak/tor)