Pasien COVID-19 di Jepang Per 27 Maret Bertambah: 1.402 Positif, 45 Meninggal

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 14:49 WIB
Gedung KBRI Tokyo
Foto: Dok. KBRI Tokyo
Jakarta -

Pasien yang terinfeksi virus Corona (COVID-19) di Jepang per 27 Maret 2020 bertambah sebanyak 101 orang. Tercatat saat ini total pasien sebanyak 1.042 orang dan 45 orang dinyatakan meninggal dunia.

"Penyebaran COVID-19 di Jepang per pagi ini bertambah 101 pasien baru sehingga total 1.042 orang dan 45 orang wafat. Tokyo pada 27 Maret mencatat 267 kasus dan secara kumulatif menjadi prefektur (provinsi di Jepang) dengan jumlah terpapar COVID-19 terbesar melampaui Hokkaido," tulis Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo melalui keterangannya, Jumat (27/3/2020).

KBRI Tokyo mengatakan sejumlah toko dan kantor di Tokyo kini ditutup sementara. Meski masih ada masyarakat yang keluar rumah untuk membeli makanan dan keperluan rumah tangga, namun hal itu dilakukan secara tertib.

"Banyak ditutupnya toko dan kantor guna menerapkan work from home tidak mencegah penduduk Tokyo mencari makanan dan keperluan rumah tangga, namun terlihat dilakukan dengan tenang dan tertib," ujarnya.

Jepang kini juga telah menunda Olimpiade Tokyo 2020 selama satu tahun. Jepang juga menangguhkan visa masuk ke wilayah Jepang yang berlaku pada 28 Maret 2020 dari beberapa negara, termasuk Indonesia.

"Olimpiade Tokyo 2020 telah diputuskan untuk ditunda pelaksanaannya selama maksimum 1 tahun dan PM Abe ingin menyelenggarakan kelak sebagai bukti bahwa umat manusia bisa bekerja sama mengatasi ancaman bersama," katanya.

Viral Paramedis COVID-19 Muslim dan Yahudi Ibadah Bersamaan:

(eva/hri)