Round-Up

Yang Perlu Diketahui soal Virus Hanta di Tengah Pandemi Corona

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 07:55 WIB
Ilustrasi tikus
Foto: TIkus, hewan pengerat yang merupakan pembawa hantavirus (Thinkstock)

Pernah Ditemukan di Indonesia

Virus Hanta jenis baru sempat ditemukan di Kota Serang, Banten. Indrawati Sendow, NLPI Dharmayanti, M Saepullah, dan RMA Adjid melaporkan penelitian mengenai virus Hanta yang dimuat di Jurnal Wartazoa tahun 2016. Penelitian itu berjudul 'Infeksi Hantavirus: Penyakit Zoonosis yang Perlu diantisipasi Keberadaannya di Indonesia', diakses detikcom dari situs Kementerian Kesehatan RI, Rabu (25/3/2020).

Ada pula virus Hanta jenis Hantaan (HTNV) dengan tingkat kematian (Case Fatality Rate/CFR) 10% dari yang positif terjangkit, jenis Seoul (SEOV) dengan tingkat kematian 1-2%, dan Puumala virus (PUUV) dengan tingkat kematian rendah sebesar 0,1% saja.


Disebutkan dalam penelitian Indrawati Sendow dkk, Hantavirus memang belum banyak diketahui di Indonesia, namun bukan berarti tidak ada di Indonesia. Kasus virus Hanta jenis Hantaan (HTNV), Seoul (SOEV), dan Puumala (PUUV) sudah ditemukan di Indonesia.

Ada laporan yang unik dari Kota Serang, Banten. Di kota ini ada kasus Hantavirus jenis baru dan dinamakan Hanta strain Serang atau Serang Virus (SERV). Virus itu ditularkan oleh tikus rumah. Kasus Hantavirus dari Serang dilaporkan peneliti muncul tahun 2009.

Prevalensi (jumlah keseluruhan kasus pada suatu wilayah) pemicu virus pada hewan pengerat di kawasan pelabuhan di Indonesia mulai dari 7,9% hingga 40,3%. Prevalensi antibodi terhadap Hantavirus pada manusia antara 1,1 sampai 28,9% kecuali di Maumere yang mencapai 28,9%.

Penelitian tahun 2013 menemukan tikus di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, positif mengandung Hantavirus spesies Seoul, namun sayangnya tidak dilaporkan antibodi pada manusia setempat. Pada tahun 2009, ada peningkatan (33,9%) kemunculan Hantavirus yang dibawa oleh tikus jenis Rattus norvegicus dan R tanezumi di Kepulauan Seribu.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3