Cegah Corona, MUI dan Gubernur Sumbar Minta Hentikan Salat Jumat Sementara

Jeka Kampai - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 05:35 WIB
masjid sumbar
Foto: Masjid Raya Sumatera Barat yang megah dan tahan gempa (Bayu Haryanto/d'Traveler)
Padang -

Lima warga Sumatera Barat (Sumbar) dinyatakan positif terjangkit virus Corona (COVID-19). Agar tidak semakin berkembang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat mengeluarkan Maklumat dan Tausiyah yang mengimbau pelaksanaan salat jumat ditiadakan sementara, dan diganti dengan salat zuhur di rumah masing-masing.

Maklumat dan Tausiyah bernomor 003/MUI-SB/III/2020 itu dikeluarkan Kamis (26/3/2020) dan ditandatangani Ketua Umum MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar dan Sekjen Zulfan.

"Melihat kondisi semakin berjangkitnya COVID-19 di Sumatera Barat, sudah dapat diberlakukan ketentuan hukum poin 3 dan 4 Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Mewabahnya COVID-19," kata MUI dalam surat yang diterima detikcom.

Dua poin tersebut intinya umat Islam tidak boleh menyelenggarakan salat jumat di kawasan yang mengancam jiwa, sampai keadaan menjadi normal kembali, dan wajib menggantinya dengan salat zuhur di tempat masing-masing.

Memperkuat Maklumat dan Tausiyah tersebut, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengeluarkan surat bernomor: 080/182/Umum-2020 tanggal 26 Maret 2020. Irwan meminta Bupati dan Walikota agar berpedoman,mensosialisasikan,serta mengawasi pelaksanaan Maklumat dan Taushiyyah tersebut oleh masyarakat.

"Meniadakan penyelenggaraan salat jumat di masjid-masjid pada daerah-daerah berjangkitnya COVID-19 karena dikhawatirkan atau berpotensi mengakibatkan semakin mewabahnya penularan COVID-19, dan kepada jamaah untuk menggantinya dengan salat zuhur di rumah masing-masing," kata Irwan dalam suratnya.

Hal kedua adalah meniadakan salat fardhu berjama'ah di masjid/mushalla/surau di daerah tempat berjangkitnya wabah dan mengimbau umat untuk melaksanakannya di rumah masing-masing.

"Warga juga diminta tidak menyelenggarakan kegiatan pengajian dan kegiatan lainnya yang menghimpun orang banyak di masjid, mushalla atau surau. Kepada seluruh umat Islam dihimbau untuk membaca do'a qunut nadzilah di setiap salat fardhu," kata Irwan

Penjelasan MUI soal Opsi Ibadah di Masjid atau Rumah terkait Corona:

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)