DPRD Desak Pemprov Pastikan Kesiapan Pencegahan Corona di Sulawesi Barat

Abdy Febriady - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 03:53 WIB
Kiri-Kanan, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Rahim, Usman Suhuriah dan Abdul Halim, serta anggota DPRD Sulbar Hatta Kainang.
Foto: Kiri-Kanan, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Rahim, Usman Suhuriah, Abdul Halim, anggota DPRD Sulbar Hatta Kainang (Dok. Istimewa)
Sulawesi Barat -

Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Barat mendesak Pemprov memastikan langkah kongkrit antisipasi wabah COVID-19. Desakan para wakil rakyat itu, setelah melakukan pemantauan lapangan dan menemukan kondisi yang tidak sesuai harapan.

"Dari hasil pemantauan bersama pimpinan dan beberapa anggota DPRD, kita lihat belum sesuai yang diharapkan, dalam hal langkah kongkrit untuk pencegahan Corona," tutur Wakil Ketua DPRD Sulbar, Usman Suhuriah kepada wartawan, Kamis (26/03/20).

Selama beberapa hari pada pekan ini, unsur pimpinan dan anggota DPRD Sulbar meninjau kesiapan Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Provinsi Sulbar. Tiga wakil ketua DPRD, yaitu Usman Suhuriah, Abdul Rahim dan Abd Halim, bersama beberapa anggota dewan, mendatangi beberapa obyek, seperti RSU Regional yang merupakan pusat rujukan penanganan COVID-19. Menurut Usman, RS Regional sebagai rujukan belum terlihat kesiapan.

"Langkah kongkrit yang seharusnya sudah dilakukan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), sebagai bentuk keseriusan pencegahan Corona, sesuai perintah gubernur, ternyata tidak sesuai yang diharapkan. Malah, OPD masih berkutat soal anggaran yang seharusnya tidak menjadi hambatan," tutur politisi Partai Golkar itu.

Seperti diketahui, pemerintah pusat sudah memberi petunjuk bahwa tidak boleh ada hambatan soal anggaran untuk tanggap darurat COVID-19. Presiden Jokowi pun sudah beberapa kali menekankan hal itu. "DPRD Sulbar pun sudah menyatakan dukungan untuk persetujuan prinsip penggeseran anggaran penanganan COVID-19," jelasnya.

Hingga kini, Sulbar masih zona hijau dalam penyebaran virus Corona. Namun, provinsi yang berbatasan langsung dengan Sulbar, yaitu Sulsel, Sulut, Sulteng, Kaltim, dan Kalsel, merupakan wilayah terpapar COVID-19.

"Mudah-mudahan pemprov sadar wilayah kita dikelilingi daerah terpapar," katanya. Menurut Usman, jika Sulbar masih zero PDP COVID-19, harus dimanfaatkan untuk lebih sigap segera melakukan langkah kongkrit.

(lir/lir)