Saudi Bebaskan Jemaah Umrah yang Overstay, RI Diminta Lakukan Penjemputan

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 21:51 WIB
A Saudi flag flutters atop Saudi Arabias consulate in Istanbul, Turkey October 8, 2018. REUTERS/Murad Sezer
Foto ilustrasi Bendera Arab Saudi (Dok. Reuters/Murad Sezer)
Jakarta -

Dalam suasana lockdown dan penutupan penerbangan dunia, Kerajaan Arab Saudi meminta Indonesia menjemput warga negara Indonesia (WNI) yang sudah terlalu lama berada di wilayahnya. Saudi meminta RI menjemput pulang jemaah umroh Indonesia yang overstay.

Permintaan Saudi ke RI ini tertulis dalam surat Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta. Surat tersebut bertanggal 24 Maret 2020. Surat versi terjemahan tidak resmi ini diawali judul 'Sangat Segera'. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengonfirmasi kebenaran surat ini.

"Betul," kata Faizasyah kepada detikcom, Kamis (26/3/2020).

Melalui surat itu, Saudi menyatakan pihaknya telah membebaskan para jemaah umroh yang overstay dari segala implikasi hukum dan denda. Semua WNI jemaah umroh yang overstay sudah diampuni dan perlu segera dijemput pemerintah RI.

"Mengingat situasi saat ini dan penutupan penerbangan di sejumlah negara asal para jemaah umrah serta penerapan sejumlah negara persyaratan kesehatan sebelum menerima kembali kedatangan para warganya yang berumrah, Kedubes dengan hormat memohon Kemenlu RI untuk dapat memfasilitasi kepulangan para jemaah umrah Indonesia tahun 1441H," demikian bunyi petikan surat itu.

Berikut ini bunyi surat dari Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta, selengkapnya:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2