Dampak Corona, 14 Kejaksaan Tinggi Lakukan Sidang Online

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 20:39 WIB
Gedung Bundar Kejaksaan Agung
Kejaksaan Agung (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan tinggi (kejati) di beberapa provinsi di Indonesia serentak menggelar sidang perkara secara online akibat wabah virus Corona. Hal tersebut dilakukan mengingat masa penahanan yang tidak bisa diperpanjang.

"Karena adanya surat edaran Ketua Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2020, tanggal 23 Maret yang salah satu poinnya tidak bisa memperpanjang lagi masa penahanan membuat para jaksa bagai buah simalakama," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Sunarta, dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3/2020).

Sunarta menyebut sidang online merupakan pilihan yang tepat untuk menuntaskan perkara di tengah pandemi Corona. Terlebih, katanya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) dalam suratnya sudah melarang pengiriman dan pengeluaran tahanan dari rutan.

"Apalagi kemudian adanya surat Menteri Hukum dan HAM tanggal 24 Maret yang melarang pengiriman dan pengeluaran tahanan dari rutan membuat jaksa tidak ada pilihan. Harus menuntaskan perkara dengan sidang online," katanya.