Pemkab Bogor Akan Alih Fungsikan Gedung Kemendagri Jadi RS Darurat Corona

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 14:35 WIB
Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin
Bupati Bogor Ade Yasin (Farhan/detikcom)
Bogor -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana mengalihfungsikan salah satu gedung menjadi rumah sakit (RS) darurat virus Corona (COVID-19). Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan, gedung yang akan dialihfungsikan berada di Kecamatan Kemang yang merupakan milik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Makanya itu akan kita jadikan RS darurat ketika banyak pasien yang masuk ke rumah sakit, karena rumah sakit sekarang kan sudah penuh," kata Ade Yasin di Puskemas Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (26/3/2020).

Ade mengaku telah mendapatkan izin dari Kemendagri untuk mengalihfungsikan gedung tersebut. Dia menyebut gedung tersebut memiliki kamar dan tempat tidur.

"Cuma kita tenaganya (tenaga medis) yang belum (memadai), SDM (sumber daya manusia), dan peralatannya (alat medis)," ungkapnya.

Bupati yang diusung PP, PKB, dan Gerindra itu menyebut RS darurat tersebut rencananya hanya akan digunakan sebagai tempat isolasi. Ade Yasin menyebut pihaknya akan menginventarisasi peralatan yang dibutuhkan.

"Kalau isolasi yang sakit, kita belum siapkan. Tapi untuk isolasi yang sehat, kan kamar sudah ada, tempat tidur sudah ada, tinggal kita siapkan peralatan kesehatannya saja yang mungkin tinggal disesuaikan dengan kebutuhan," sebut Ade Yasin.

Sebelumnya, data Pemkab Bogor per 25 Maret kemarin, jumlah pasien positif virus Corona sebanyak 7 orang dan 1 pasien meninggal dunia. Untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 161 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 58 orang.

(zak/zak)