Jangan Heran APD China Ternyata Made In Indonesia, Ini Penjelasan BNPB

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 14:26 WIB
Gubernur Ganjar menunjukkan bantuan APD dari pusat yang didatangkan dari China
Ilustrasi: Gubernur Ganjar menunjukkan bantuan APD dari pusat (dok. Humas Pemprov Jateng)
Jakarta -

Indonesia mendatangkan alat pelindung diri (APD) dari China untuk menanggulangi virus Corona. Ternyata ada tulisan 'made in Indonesia' di APD impor itu. APD itu memang dibikin di Indonesia, namun pemilik produknya tetap pihak luar negeri. Begini penjelasan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Jadi jangan heran jika APD bantuan China atau beli di China tapi made in Indonesia," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo lewat Twitter, Agus mempersilakan detikcom untuk mengutip penjelasan tersebut, Kamis (26/3/2020).

Agus menganalogikan APD itu dengan sepatu merek Onitsuka yang dia beli di Jepang, ternyata sepatu itu juga punya keterangan 'made in Indonesia'. Cara 'offshoring' seperti ini bukan hal baru di dunia industri, begitu juga dengan industri pembuatan APD.

"Pabrik APD memang banyak berada di Indonesia. Bahkan tidak hanya APD banyak produk terkenal seperti pakaian, sepatu, tas, dan lain-lain yang pabriknya juga berada di Indonesia," kata Agus.

Agus menilai Indonesia punya bakat rajin dan rapi mengerjakan produk, upah buruh juga murah. Perusahaan APD dari luar negeri menjahit produknya di Indonesia, namun bahan bakunya tetap dari luar negeri. Indonesia banyak membuat produk terkenal luar negeri tapi hanya sebagai penjahit saja, sedangkan bahan baku hampir seluruhnya dari pemilik merk tersebut.

"Demikian juga dengan APD, semua bahan bakunya dikirim dari negara asal seperti China, Korea, dan lain-lain. Sedangkan Indonesia hanya diminta untuk menjahit dan merapikannya agar jadi APD yang siap pakai," kata Agus.

Jangan Heran APD China Ternyata Made In Indonesia, Ini Penjelasan BNPBKepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo (Farih Maulana Sidik/detikcom)

Prabowo Komunikasi dengan Kemhan China untuk Bantuan Alkes:

Selanjutnya
Halaman
1 2