Walkot Bengkulu Minta PLN Longgarkan Biaya Listrik Warga Terimbas Corona

Hery Supandi - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 13:47 WIB
Walikota Bengkulu Helmi Hasan meminta pihak PLN rayon Bengkulu memberikan kelonggaran kepada pelanggan dalam hal pembayaran listrik selama 1 tahun.
Wali Kota Bengkulu menyerahkan surat ke PLN Bengkulu. (Hery Supandi/detikcom)
Bengkulu -

Walikota Bengkulu Helmi Hasan meminta pihak PLN rayon Bengkulu memberikan kelonggaran kepada pelanggan dalam hal pembayaran listrik selama 1 tahun. Permintaan itu didasarkan pada aktivitas ekonomi di wilayahnya sebagai dampak social distancing guna meredam virus Corona.

Menyampaikan permohonannya itu, Helmi bersama Wawali Kamis pagi (26/3/20) datang langsung ke kantor PLN.

"Saya menyampaikan harapan dan keinginan warga Kota Bengkulu karena memang wabah COVID-19 ini bukan hanya terdampak kepada orang yang terkena virus Corona saja, tapi juga berdampak pada seluruh masyarakat kecil, terutama dari segi ekonomi mereka," ujar Helmi.

Ia mencontohkan seperti sopir angkot. Sejak adanya larangan dari pemerintah untuk keluar rumah, mereka sepi penumpang. Sedangkan listrik setiap bulan harus dibayar, belum lagi uang sewa rumah, cicilan kredit barang-barang, dan lainnya.

"Makanya kita komunikasi dengan PLN memungkinkan atau tidak kalau PLN juga sejalan dengan instruksi Presiden. Harapan kita PLN juga bisa memberikan kelonggaran kepada pelanggannya selama 1 tahun untuk pembayaran PLN. Terutama warga tidak mampu dan tidak berdaya sejak wabah COVID-19 ini," jelas Helmi.

Manager UP3 Bengkulu Haris Andika menerima surat permohonan wali kota secara resmi. Namun untuk jawaban atau keputusannya akan dikoordinasikan dulu ke PLN pusat di Jakarta.

"Dengan resmi kami terima suratnya nanti kami akan teruskan ke induk kami. Harapannya nanti ada solusi atau keterangan. Kami tergantung instruksi dari pusat," ungkap Haris.

(tor/tor)