Ketiga Kalinya, Peluru Nyasar TNI Pecahkan Kaca Rumah Warga

Ketiga Kalinya, Peluru Nyasar TNI Pecahkan Kaca Rumah Warga

- detikNews
Jumat, 09 Des 2005 11:51 WIB
Makassar - Warga yang tinggal di komplek perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) kembali dhebohkan oleh peluru nyasar. Peluru ini mengenai 2 rumah milik Lamiru dan Sujito, warga BTP. Kejadian terjadi Kamis kemarin (8/12/2005) sekitar pukul 08.30 Wita. Akibatnya, kedua rumah yang berada di blok F ini mengalami kerusakan pada kaca jendela depannya. "Awalnya saya kira ada yang melempari kaca. Tapi setelah saya amati, di dekat pecahan kaca ada peluru di lantai," kata Lamiru. Selain di rumah Lamiru, di rumah Sujito ditemukan peluru tak jauh dari pecahan kaca jendela. Peluru nyasar ini diduga berasal dari lapangan tembak milik Yonif 700 Raider, yang berada sekitar 300 meter dari komplek BTP. Pasalnya, kejadian ini adalah yang ketiga kalinya. Beberapa minggu lalu, peluru nyasar ini mengenai 2 orang warga sekitar. Mereka adalah Daeng Nai, tukang ojek dan Anto, tukang becak. Saat itu, Pangdam VII Wirabuana Mayjen Arief Budi Sampurno mengakui jika peluru itu berasal dari lapangan tembak. Kejadian serupa pun pernah terjadi pada 2 tahun lalu. Saat itu, juga sejumlah dinding rumah terkena peluru nyasar. Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam VII Wirabuana Mayor Infanteri Rustam Effendi mengaku heran dengan adanya kejadian itu. Pasalnya, bunker penahan peluru yang digunakan untuk latihan tembak di markas Raider 700 itu setinggi delapan meter, dengan ketebalan dua meter."Apa mungkin dengan penahan setinggi itu peluru masih bisa nyasar, sangat kecil kemungkinan akan terjadi seperti itu, " tutur Rustam, Jumat (9/12/2005). (nrl/)


Berita Terkait