Lewat Kampanye #KasihLebihan, Gojek Ajak Masyarakat Apresiasi Mitra

Yudistira Imandiar - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 10:15 WIB
Gojek
Kampanye #KasihLebihan mengajak konsumen Kasih Tip Lebih untuk Mitra Driver/ Foto: Dok Gojek
Jakarta -

Gojek mengajak masyarakat untuk ikut mengapresiasi mitra driver yang tetap beroperasi di tengah pandemi virus Covid-19 atau yang dikenal juga sebagai virus corona, melalui kampanye #KasihLebihan. Gojek memberi kesempatan konsumen untuk memberikan uang tip sebagai bentuk penghargaan kepada driver. Di aplikasi Gojek kini tersedia pilihan nominal uang tip hingga Rp 100 ribu. Tip tersebut dapat diberikan setelah driver menyelesaikan pesanan.

Kampanye tersebut dibuat Gojek untuk menyemangati para mitra yang rela menembus risiko di tengah situasi darurat virus corona. Saat imbauan #dirumahaja digaungkan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus corona, sejumlah mitra driver Gojek masih bekerja di jalan. Selain untuk memenuhi kebutuhan keluarga, para mitra driver juga membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan, seperti membeli makanan, pengantaran obat, dan sebagainya.

"Dalam situasi seperti sekarang ini, mitra driver Gojek memegang peranan yang luar biasa penting untuk memastikan masyarakat dapat menjalani kehidupan senormal mungkin ketika mereka #dirumahaja. Dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, mitra driver Gojek menjadi garda terdepan untuk menghadirkan layanan pengiriman makanan, transportasi dan layanan lainnya bagi masyarakat Indonesia," ujar Chief Operating Officer Gojek Hans Patuwo dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (24/3/2020).

Lewat Kampanye #KasihLebihan, Gojek Ajak Masyarakat Apresiasi MitraPilihan Tip hingga Rp 100.000 untuk Mitra Driver/Foto: Gojek

Adapun inisiatif ini menuai dukungan netizen di akun Instagram @GojekIndonesia sebagai berikut.

"Ya ampun setuju banget sama komunikasi #kasihlebihan semangat bapak2 driver ojol 🙏," ujar akun instagram @risaindahpermatasari.

"Semoga lebihannya bkin lebih semangat ya para ibu bapak #penjagaamanah 😍," ujar akun instagram @treideehhh.

Sebelumnya, pada Selasa 24 Maret lalu, Gojek meluncurkan dana bantuan untuk mendukung mitra driver, merchant dan mitra lainnya (Gojek Partner Support Fund) yang pendapatannya terdampak akibat pandemi Covid-19 melalui Yayasan Anak Bangsa Bisa.

Bekerja sama dengan pemerintah, komunitas sosial, serta perkumpulan mitra driver, Yayasan Anak Bangsa Bisa ini didanai melalui tiga sumber yaitu hasil donasi 25% gaji tahunan Co-CEO beserta jajaran manajemen senior Gojek selama satu tahun kedepan dan anggaran kenaikan Gaji seluruh karyawan Gojek. Ke depannya, yayasan ini juga akan menerima donasi dari pihak lain terutama para partner korporat Gojek.

"Dana ini akan mendukung mitra driver yang merupakan urat nadi bisnis kami dan telah menjadi bagian vital dari kehidupan masyarakat yang saat ini mengalami keterbatasan ruang gerak. Yang jelas adalah bahwa setiap perusahaan punya tanggung jawab untuk memberikan dukungan sebisa mungkin dan ini adalah sesuatu yang bisa kami lakukan untuk membantu mitra kami melalui periode sulit ini," ujar Co-CEO Gojek Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi.

Gojek pun secara proaktif memberikan langkah-langkah perlindungan kepada para mitra. Langkah tersebut diwujudkan melalui penyediaan masker, hand sanitizer, vitamin, disinfektan, termasuk juga kartu penanda suhu tubuh di merchant GoFood untuk membantu karyawan merchant dan driver mengetahui suhu tubuh dari waktu ke waktu. Upaya keamanan juga diberikan kepada pelanggan, di antaranya dengan menghadirkan fitur pengiriman tanpa kontak (contactless delivery) guna meminimalisir resiko penyebaran virus Covid-19.

Mitra driver Gojek juga dibekali edukasi pedoman menjaga kesehatan dan penerapan Standard Operating Procedure (SOP) untuk kesehatan driver dan konsumen. Perusahaan berstatus Decacorn tersebut juga telah menyiapkan skema bantuan terhadap mitra driver yang terjangkit infeksi virus corona, berupa bantuan pendapatan untuk driver dan menghentikan sementara cicilan yang berjalan misalnya premi asuransi, cicilan kendaraan hingga pengemudi bisa kembali bekerja.

"Lewat dukungan berbagai pihak, kami percaya #PastiAdaJalan untuk kita melewati masa penuh tantangan ini dengan baik," ungkap Hans.

(mul/mpr)