Ibunda Jokowi Wafat, Mendikbud Nadiem Doakan Presiden dan Keluarganya Tabah

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 06:22 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim mengaku jengkel karena dituding konflik kepentingan (conflict of interest) terkait bayar SPP menggunakan GoPay.
Mendikbud Nadiem Makarim (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta -

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyampaikan belasungkawa atas wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomihardjo. Sudjiatmi wafat di usia 77 tahun.

"Saya dan segenap keluarga besar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berduka cita atas berpulangnya ibunda Bapak Presiden di Solo sore ini," ujar Nadiem seperti dilansir Antara, Rabu (25/3/2020).

Nadiem mendoakan almarhumah Sudjiatmi khusnul khotimah. Nadiem juga berharap Jokowi dan keluarganya tetap tabah.

"Semoga almarhumah Ibu Sudjiatmi husnul khotimah. Diampuni dosa-dosanya dan diterima di sisi Allah SWT. Semoga Bapak Presiden dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi ini," ujar Nadiem.

Ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia di Solo pada Rabu (25/3). Jenazah Sudjiatmi rencananya akan dimakamkan di Desa Mundu, Karanganyar, Kamis (26/3) siang.

Jokowi sebelumnya meminta para menteri dan wakil menterinya di Kabinet Indonesia Maju untuk tak melayat. Pesan Jokowi tersebut disampaikan melalui Mensesneg Pratikno.

"Doa Bapak Ibu untuk Ibunda Presiden Jokowi yang wafat dari Jakarta saja. Mohon Bapak Ibu fokus pada tugas masing-masing," demikian pesan Pratikno di WA.

Mengenang Momen Kebersamaan Jokowi dengan Ibunda:

(azr/azr)