Walkot Usul Pemprov Lockdown Bengkulu: Jika Virus Sudah Masuk Tak Guna Lagi

Hery Supandi - detikNews
Rabu, 25 Mar 2020 15:05 WIB
Wali kota Bengkulu Helmi Hasan
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan (Triono Wahyu Sudibyo/detikcom)
Bengkulu -

Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan mengusulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) me-lockdown Bengkulu agar virus Corona (COVID-19) tidak menyebar di daerahnya. Helmi mengaku akan segera mengirim surat resmi terkait usulan tersebut ke Pemprov Bengkulu.

"Ini penting. Tadi saat rapat video conference dengan Gubernur tidak dibahas soal lockdown ini. Kami memang masih zona hijau, tapi kita tidak bisa santai-santai. Beberapa daerah di Indonesia ini sudah lockdown. Nah, kita akan buat surat mengusulkan ke Gubernur agar Bengkulu ini di-lockdown," ujar Helmi, Rabu (25/3/2020).

Usulan tersebut disampaikan Helmi dalam rapat koordinasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Tim Percepatan Pembangunan Kota Bengkulu (TP2KB). Helmi menilai keputusan me-lockdown bisa segera ditetapkan, mumpung belum ada kasus positif virus Corona di Bengkulu.

"Lockdown itu bukan menunggu virus masuk. Kalau (virus) sudah masuk ke Bengkulu, (lockdown) tidak ada gunanya lagi. Justru, karena belum ada yang terkena Corona, kita harus mulai lockdown," ujar Helmi seusai rapat.

Sebelumnya, data per 24 Maret pukul 15.40 WIB, belum ada satu pun kasus positif virus Corona di Bengkulu. Di Pulau Sumatera tercatat terdapat 17 kasus positif virus Corona.

Berikut sebaran kasus positif virus Corona di Pulau Sumatera per 24 Maret 2020:
- Sumut: 7 kasus
- Riau: 2 kasus
- Kepulauan Riau: 5 kasus
- Jambi: 1 kasus
- Sumsel: 1 kasus
- Lampung: 1 kasus

Kemenhub Imbau Masyarakat Tak Mudik Tahun Ini:

(zak/zak)