Gerindra: Pemerintah Bisa Lockdown DKI dan Tanggung Kebutuhan Pokok Warga

Mochamad Zhacky - detikNews
Rabu, 25 Mar 2020 14:21 WIB
Habiburokhman
Habiburokhman. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Habiburokhman menilai pemerintah bisa me-lockdown DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Menurut Habiburokhman, Jakarta perlu di-lockdown karena virus Corona telah menyebar ke hampir seluruh kecamatan.

"Kalau acuannya aturan hukum, menurut saya, pemerintah sudah bisa lakukan karantina wilayah (lockdown) untuk DKI Jakarta. Kasus Corona ini telah memenuhi kriteria kedaruratan kesehatan masyarakat, sebagaimana diatur Pasal 1 angka 2 UU Kekarantinaan Kesehatan (UU Nomor 6 Tahun 2018). Penyebaran virus Corona di Jakarta sudah luar biasa karena sudah terjadi di hampir semua kecamatan," kata Habiburokhman kepada wartawan, Rabu (25/3/2020).

Anggota DPR dari Dapil DKI Jakarta I itu meyakini warga Jakarta akan menerima keputusan lockdown. Asal, sebut dia, pemerintah menjamin pasokan kebutuhan pokok mereka.

"Saya yakin masyarakat siap untuk karantina wilayah apabila dilakukan sesuai ketentuan Pasal 55 UU Kekarantinaan Kesehatan. Pasal tersebut mengatur ditanggungnya kebutuhan pokok masyarakat oleh pemerintah pada saat karantina wilayah," jelasnya.

Habiburokhman mengaku mendapatkan informasi soal kekhawatiran masyarakat jika Jakarta di-lockdown. Juru Bicara Gerindra itu menyebut warga Jakarta khawatir tidak ada pasokan bantuan kebutuhan pokok untuk mereka.

"Informasi yang saya dapat, kekhawatiran utama masyarakat untuk tidak keluar rumah adalah pemenuhan kebutuhan pokok keluarga mereka. Makanya kalau mau konsekuen, ya, negara harus jamin pemenuhan kebutuhan tersebut, setidaknya untuk mereka yang tidak mampu," sebutnya.

Alasan Jokowi Tak Ambil Langkah Lockdown:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2