Kritisi Persoalan Bangsa, Gus Dur Cs Ketemu di Rumah Mega
Jumat, 09 Des 2005 09:57 WIB
Jakarta - Sejumlah politisi 'sepuh' akan menggelar pertemuan lagi di kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar 27, Menteng, Jakarta Pusat. Agendanya, mengkritisi kondisi bangsa yang makin tidak menentu sekaligus mencari solusi.Pertemuan para politisi itu rencananya akan digelar, Jumat (9/12/2005) selepas Jumatan. Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya yang sempat digelar di kediaman Try Soetrisno, Wiranto, Gus Dur dan Akbar Tandjung."Pertemuan ini melanjutkan omongan yang dulu-dulu. Artinya konsern kita tetap mengkritisi kebijakan pemerintah yang masih jalan di tempat," kata salah satu penggagas pertemuan ini, Hariman Siregar, kepada detikcom.Sejumlah politis 'sepuh' yang siap menghadiri pertemuan ini antara lain Gus Dur, Megawati, Try Sutrisno, Wiranto, dan Akbar Tandjung.Ketika disinggung apakah pertemuan ini akan membahas secara spesifik persoalan reshuffle kabinet yang akhirnya makin memperkuat posisi Golkar, Hariman menyatakan, kalaupun dibicarakan hanya angin lalu saja. "Sekarang ini reshuffle kan langkah politis saja dari pemerintah. Kalau kondisi ekonomi dan sosial masyarakat hancur, tidak ada artinya," tukas tokoh Malari itu. Forum yang menamakan diri sebagai Gerakan Nusantara Bangkit (GNB) ini sejak awal menyatakan menolak kenaikan harga BBM. Mereka menyatakan kenaikan harga BBM akan menyebabkan resesi yang berkepanjangan, keadaan rakyat pun makin susah. "Kita mencoba untuk mencari solusi dan jalan keluar. Tapi kita tidak akan memberikan solusi itu ke pemerintahan sekarang. Pemerintah sekarang kan bermasalah dan tidak berfungsi secara baik," cetus Hariman tanpa mau menyebutkan untuk siapa solusi yang mereka siapkan itu.
(san/)











































