Ikuti Aturan Saudi, Dubes Agus Maftuh Imbau WNI Tinggal di Rumah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 25 Mar 2020 12:15 WIB
Agus Maftuh Abegebriel
Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel(Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, meminta warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Saudi untuk tetap tinggal di rumah. Imbauan ini sesuai dengan aturan yang dikeluarkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

"Sebagai bentuk ikhtiar kita untuk memerangi wabah virus COVID-19 ini, atau GWOCC (Global War on Combatting Corona) الحرب الجماعي لمكافحة كورونا semua WNI di Arab Saudi saya imbau untuk tetap tinggal di rumah masing-masing dan meminimalisir keluar rumah," demikian kata Dubes Agus Maftuh, Rabu (25/3/2020).

Selain itu, dia juga mengingatkan WNI untuk terus menjaga kebersihan diri, menghindari tempat keramaian, tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang, serta tidak melakukan perjalanan yang masih bisa ditunda. Dia mengingatkan sudah banyak orang yang terjangkit Corona bahkan hingga meninggal dunia.

Dubes Maftuh juga menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Arab Saudi dalam penanganan Corona. Data terakhir, ada 4 WNI yang positif Corona dan sedang menjalani perawatan di Saudi.

"Untuk itu, saya atas nama Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Hadimul Haramain As-Syarifain, Raja Salman bin Abdulaziz, Putra Mahkota Mohammad bin Salman dan seluruh jajaran pemerintahan Kerajaan Arab Saudi atas kebijakan yang telah dilakukan dalam penanganan COVID-19 termasuk kepada seluruh pasien positif COVID-19 yang dua diantaranya berkewarganergaraan Indonesia," ungkap dia.

Dubes Maftuh kembali mengingatkan WNI soal pesan Nabi Muhammad SAW. "Prinsipnya kita tidak boleh membahayakan diri kita sendiri dan tidak boleh membahayakan orang lain," ujar dia.

Dia mengatakan KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah selalu siap membantu WNI di Arab Saudi dalam menghadapi situasi darurat Corona. "Semoga Allah memberikan perlindungan dan kesehatan kepada kita semua," tutupnya.

Penampakan Salat Berjemaah Berjarak di Masjidil Haram:

(jbr/dnu)