Seluk Beluk Hantavirus, Pernah Ditemukan di Banten 2009 Silam

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 25 Mar 2020 08:27 WIB
Ilustrasi tikus
Foto: Thinkstock

Prevalensi (jumlah keseluruhan kasus pada suatu wilayah) pemicu virus pada hewan pengerat di kawasan pelabuhan di Indonesia mulai dari 7,9% hingga 40,3%. Prevalensi antibodi terhadap Hantavirus pada manusia antara 1,1 sampai 28,9% kecuali di Maumere yang mencapai 28,9%.

Penelitian tahun 2013 menemukan tikus di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, positif mengandung Hantavirus spesies Seoul, namun sayangnya tidak dilaporkan antibodi pada manusia setempat. Pada tahun 2009, ada peningkatan (33,9%) kemunculan Hantavirus yang dibawa oleh tikus jenis Rattus norvegicus dan R tanezumi di Kepulauan Seribu.

Gejala

Periode inkubasi hantavirus kurang lebih dua hingga delapan pekan. Bila sudah terjangkit hantavirus, maka gejala yang dirasakan seseorang adalah demam, kelelahan, dan sakit pada otot.

Kelompok otot yang besar seperti paha, pinggang, punggung, dan bahu kadang terasa sakit bila orang terkena hantavirus. Gejala lainnya adalah panas-dingin, sakit perut, pusing, sakit kepala, mual, muntah, dan diare.

Pada tahap selanjutnya, paru-paru bakal terisi oleh cairan. Korban hantavirus bakal kesusahan bernapas.

Agar terhindar dari Hantavirus

Kejadian wabah Hantavirus di beberapa negara berhubungan dengan meningkatnya populasi tikus. Sebabnya adalah fungsi hutan beralih menjadi permukiman, kondisi sanitasi yang buruk, lingkungan jorok, dan sumber makanan tikus hilang misalnya akibat hutan terbakar. Pada manusia, kasus Hantavirus lebih banyak ditemukan di daerah yang kondisi lingkungannya buruk serta banyak tikus.

Supaya terhindar dari virus ini, maka pasanglah kawat kasa agar ikus tidak masuk ke rumah, pasanglah jebakan tikus, jangan sisakan sampah makanan di tempat sampah supaya tikus tidak datang.

Vaksin untuk Hantavirus sudah ada, yakni berasal dari jaringan ginjal garbil dan hamster. Vaksin tersebut diproduksi Tiongkok dan Korea. Pemberian vaksinasi Hantavirus dapat menurunkan kasus infeksi pada manusia secara drastis.

Halaman

(dnu/tor)