Dituduh Bawa Corona, ABK Diamond Princess Tunjukkan Surat Sehat Kemenkes

M Riyas - detikNews
Selasa, 24 Mar 2020 20:13 WIB
ABK DIamond Princess menunjukkan sertifikat negatif Corona dari Kemenkes (M Riyas/detikcom)
ABK Diamond Princess menunjukkan sertifikat negatif Corona dari Kemenkes. (M Riyas/detikcom)
Luwu -

Muhammad Tasrif (27), yang merupakan anak buah kapal (ABK) Diamond Princess, mendatangi kantor Desa Tanarigella di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tasrif mengaku kesal lantaran disebut sebagai pembawa virus Corona oleh warga setempat.

Diketahui, kapal pesiar Diamond Princess sempat jadi bahan pemberitaan karena ada ratusan orang yang positif Corona. Namun Tasrif memastikan dirinya negatif Corona.

Tasrif datang ke kantor Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Luwu, dengan membawa Surat Keterangan Sehat dengan hasil pemeriksaan negatif virus Corona yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dia ingin mengklarifikasi isu yang berkembang di desanya.

"Soalnya dari masyarakat ada yang bilang saya bawa virus Corona ke kampung ini, makanya saya datang ke sini untuk mengklarifikasi dengan memperlihatkan surat keterangan sehat dari Kemenkes," jelas Tasrif, Selasa (24/3/2020).

Tasrif bertemu Kepala Desa Tanarigella, Satti Amir. Dia menjelaskan, sebelum masuk ke Indonesia, dirinya sudah menjalani beberapa tes kesehatan, bahkan sudah sempat menjalani isolasi selama 14 hari, dan dinyatakan negatif Corona oleh Kemenkes.

Dituduh Bawa Corona, ABK Diamond Princess Tunjukkan Surat Sehat KemenkesABK DIamond Princess menunjukkan sertifikat negatif Corona dari Kemenkes. (M Riyas/detikcom)

"Sebelum naik ke kapal KRI Suharso, kita diperiksa semua, diambil sampel dari tenggorokan, hidung, sama darah. Dan hasilnya negatif," ujarnya.

Sementara itu, Satti Amir mengatakan kedatangan Tasrif dengan membawa bukti surat keterangan sehat dari Kemenkes sudah membuktikannya terbebas dari virus Corona.

"Yang bersangkutan sudah melewati pemeriksaan kesehatan yang panjang. Sehingga dia mendapatkan sertifikat sehat dari Kementerian Kesehatan, dan menyatakan betul-betul negatif COVID-19," ungkap Satti Amir.

"Dan saya selaku Kepala Desa Tenrigella berharap agar isu yang tidak benar yang merebak di kalangan masyarakat agar dihentikan dan jangan segan-segan untuk berinteraksi dengan Tasrif karena dia betul-betul negatif virus COVID-19," tambahnya.

(jbr/idh)